Home » Hiburan » Dianggap Berbahaya, Singapura Larang Lagu Ariana Grande Dan Lady Gaga

Dianggap Berbahaya, Singapura Larang Lagu Ariana Grande Dan Lady Gaga



Singapura – Rupanya mendapatkan larangan pemutaran di Singapura, sejumlah lagu dari musisi papan atas Hollywood seperti Ariana Grande dan Lady Gaga. Dilansir Daily Mail pada Rabu (3/4), larangan ini dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam.

Dianggap Berbahaya, Singapura Larang Lagu Ariana Grande Dan Lady Gaga

Lady Gaga dan Ariana Grande

Dalam pernyataannya di akun Facebook pada Selasa (2/4), K. Shanmugam menilai bahwa lirik lagu “Judas” dari Lady Gaga dan “God is a Woman” milik Ariana Grande “berbahaya” bagi keharmonisan agama di negaranya. Sejumlah lagu yang liriknya dianggap berbahaya selain “Judas” dan “God is a Woman” adalah “Heresy” dari Nine Inch Nails dan “Take Me to Church” dari Hozier.

Dianggap Berbahaya, Singapura Larang Lagu Ariana Grande Dan Lady Gaga

Dianggap Berbahaya, Singapura Larang Lagu Ariana Grande Dan Lady Gaga

“Tidak berarti bahwa semua (lagu) itu bisa dilarang, hanya saja bagi beberapa orang lagu itu terasa ofensif,” tulis Shanmugam dalam unggahannya.

Tercatat, unggahan tersebut sudah dibagikan ribuan kali oleh para pengguna Facebook lainnya dan dibanjiri ratusan komentar hingga Selasa sore.

Dalam pernyataannya kemarin, Shanmugam juga mengatakan bahwa pendekatan pemerintah terhadap isu lagu dengan lirik ofensif ini masih masuk akal. Menurutnya, melarang dan membiarkan sepenuhnya isu ini tidak bisa dilakukan. Namun tentunya pernyataan Shanmugam ini cukup mengejutkan, apalagi mengingat bahwa Gaga dan Ariana pernah menggelar konser di Singapura.

Baca juga :  Meski Serius Jalani Hubungan Asmara, Febby Rastanty Mengaku Belum Siap Menikah

Singapura sendiri memang termasuk negara yang mengatur ketat terhadap media dan publikasi, terutama dalam isu ras dan agama. Akan tetapi, sejumlah penggemar menilai bahwa apa yang dikatakan oleh Menteri Hukum dan Dalam Negeri ini terlalu berlebihan.

“Aku tinggal di Singapura. Itu adalah negara yang indah, tetapi mereka memiliki aturan tertentu yang sangat mengikat,” komentar salah satu penggemar.

“Jika kau tidak menyukai musik tertentu, maka jangan mendengarkannya. Jangan menganggap bahwa kau berbicara untuk mewakili semua orang,” sindir yang lain.

“Aku penasaran, apa yang akan mereka pikirkan tentang lagu Avenged Sevenfold: God Hates Us?” pungkas lainnya.

(Png – sisidunia.com)