Home » Gaya Hidup » Cara Hindari Stress Akibat ‘Kecanduan’ Ponsel

Cara Hindari Stress Akibat ‘Kecanduan’ Ponsel



Jakarta – Kehidupan pada zaman sekarang ini tidak terlepas dari berbagai macam alat-alat elektronik, salah satunya Handphone. Alat komunikasi ini mulai berkembang seiring dengan memenuhi kebutuhan para penggunanya. Nah telepon selular pada saat ini telah menjangkiti beberapa penggunanya, ada kekhawatiran berlebihan apa yang terjadi dengan smartphone seperti baterai yang habis, tidak ada sinyal atau tidak ada jarigan wifi. Hal ini merupakan tanda-tanda anda stress ‘selalu on’ akibat kecanduan ponsel. Bagi kebanyakan orang ponsel telah menjadikan musuh yang tidak boleh dimatikan, dapat rileks sejenak atau kembali pada kehidupan yang terbebas dari alat komunikasi sekian waktu.
Cara Hindari Stress Akibat 'Kecanduan' Ponsel
Sejumlah pakar kesehatan khawatir dengan adanya kejadian ini, dimana sejumlah pakar Internasional juga menanggapi tentang adanya sindrom terhadap ponsel tersebut. Bahkan dokter di negara Singapura mengajukan bahkan mendesak pemerintah agar kecanduan ponsel diakui sebagai penyakit.

Perusahaan ponsel dan teknologi lain bersikeras bahwa konektivitas bergerak mengungtungkan dan tidak merugikan, banyak anak muda, pegawai kantor serta pelaku usaha yang sependapat dengan ide tersebut. Chris Kozup, direktur di Aruba Networks mengatakan “Penelitian kami menemukan bahwa ‘selalu on’ dan selalu terkoneksi membantu pekerja mengelola keseimbangan antara rumah dan kantor.

Dilansir dari BBC Indonesia Kamis (28/8/2014) Berikut adalah beberapa langkah agar anda terbebas dari stres akibat ponsel:
– Mengubah pandangan anda bahwa konektivitas adalah hal yang menguntungkan
– Memakai ponsel dengan displin
– Jika berlibur, aktifkan layanan emai “out of Office’
– Matikan ponsel dan jauhkan dari jangkauan anda ketika anda tidur
– Jangan khawatir bahwa kantor akan runtuh, seperti kata seorang pakar,” anda bukan satu-satunya orang yang bisa memecahkan masalah kantor.” Sumber BBC Indonesia (fauji nur – sisidunia.com)