Home » Hiburan » Ramai Tudingan Andre Taulany Hina Nabi, Pipik Dian Irawati Unggah Status Ini

Ramai Tudingan Andre Taulany Hina Nabi, Pipik Dian Irawati Unggah Status Ini



Jakarta – Saat guyonan lawasnya dianggap menghina Nabi Muhammad SAW, nama Andre Taulany kembali menjadi bahan perbincangan publik. Mantan vokalis Stinky ini melontarkan candaan tersebut pada tahun 2017 silam. Padahal Andre belum lama ini juga dituduh menghina ulama.

Ramai Tudingan Andre Taulany Hina Nabi, Pipik Dian Irawati Unggah Status Ini

Umi Pipik

Tak ayal, Andre pun semakin ramai menerima cibiran dari publik hingga tagar #AndreTaulanyKufurNikmat sempat menjadi trending di Twitter. Sejumlah publik figur pun ikut memberikan tanggapan terhadap Andre yang dituding menghina nabi. Sebelumnya, sudah ada Jihan Fahira memberikan sumpah serapah kepada Andre.

Kali ini, Pipik Dian Irawati atau yang akrab disapa Umi Pipik menuliskan sindiran untuk seseorang yang mudah menghina. Janda dari mendiang ustaz Jeffry Al Buchori ini menyebut orang yang mudah menghina hatinya sudah mati. Meski tak menyebutkan nama, sindiran Umi Pipik tersebut agaknya ditujukan untuk Andre.

“Jika hatimu mati maka siapapun mudah kau hina…. Tanda hati mati adalah tidak ada kesedihan atas ketaatan yang terlewatkan dan tidak adanya penyesalan atas adanya kesalahan-kesalahan yang dilakukan.” tulis Umi Pipik di Instagram storiesnya.

Baca juga :  Perubahan Penampilan Raditya Dika Sambut Kelahiran Anak Pertama

Selain itu, Umi Pipik juga sempat memposting tentang kutipan yang mengajak kaum muslim agar pandai memilih pergaulan yang baik. Kutipan tersebut memberikan nasihat agar kaum muslim lebih baik diam daripada mengucapkan hal-hal yang buruk.

“Abu Dzar Radhiallahu’ Ahnu berkata; ‘Bergaul dengan teman yang sholeh itu lebih baik dari pada bersendirian dan bersendirian itu lebih baik dari pada bergaul dengan teman yang buruk. Orang yang banyak mengucapkan kebaikan itu lebih baik dari pada orang yang diam dan orang yang diam itu lebih baik dari pada orang yang banyak berkata buruk.” bunyi kutipan Umi Pipik.

(Png – sisidunia.com)