Home » Hiburan » Psikolog Tika Bisono Tanggapi Fenomena Artis Pacaran Settingan

Psikolog Tika Bisono Tanggapi Fenomena Artis Pacaran Settingan



Jakarta – Sosok Vicky Prasetyo dikenal sebagai artis yang sering membuat sensai mengenai kehidupan asmaranya. Seperti diketahui, sejak batal bertunangan dengan pendangdut Zaskia Gotik nama Vicky mulai populer di industri hiburan.

Psikolog Tika Bisono Tanggapi Fenomena Artis Pacaran Settingan

Vicky Prasetyo

Bukan hanya itu saja, rumah tangga Vicky dengan Angel Lelga bahkan sempat menjadi sorotan berkat aksi penggerebekan ke kediaman sang istri. Yang terbaru, mengenai kandasnya hubungan asmara Vicky dengan penyanyi Anggia Chan.

Namun pihak Anggia mengungkapkan jika jalinan cintanya dengan Vicky hanya settingan. Ia juga mengaku rugi rugi puluhan juta saat mau-maunya menerima tawaran Vicky untuk melakukan kebohongan.

“Enggak pacaran, itu kebohongan semua kok. (Persembahan cinta) itu juga kebohongan, semuanya kebohongan. Pokoknya semua yang dikatakan sama Vicky itu tidak ada yang real.” kata Anggia.

Ahli Psikologi Tika Bisono yang melihat fenomena artis pacaran settingan tersebut menganggap mereka mengalami kecenderungan gangguan psikologis. Kencenderungan itu dinamakan perilaku eksibionistik, yang ingin selalu memamerkan diri.

“Di sosiologi sebutnya perilaku eksibionistik. Kecenderungan untuk memamerkan diri dalam konteks yang pastinya enggak proposional dan ada kepentingan.” jelas Tika.

“Gua dong di perhatikan dan yang penting ada pengakuan dari orang lain atas keberadaan dia. Tapi enggak mikir kualitas. Itu kan yang mereka lakukan, dibayar dan mau dibayar untuk sebuah hal yang sebenarnya enggak penting.” kata Tika.

Namun Tika belum bisa memastikan apakah Vicky memiliki kecenderungan gangguan psikologi. Ia pun menyarankan agar orang-orang di sekitar pria berusia 35 tahun itu dapat saling mengingatkan.

“Belum ada assesment sampai akhirnya memastikan jika dia terbukti mengalami hal itu. Karena harus tahu seperti apa pola asuh, bagaimana ia dibesarkan dan latar belakang pendidikan. Tapi, ada baiknya kecenderungan akan perilaku tersebut bisa dihindari dengan seseorang itu diingatkan. Karena apa yang dilakukan adalah tanpa sadar dan kalau tidak cepat diatasi bisa berdampak pada bunuh diri.” jelas Tika.

Baca juga : Della Perez Sindir Artis Papan Atas Yang Dinilai Sombong

Lantas apa yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan exhibitionism? Tika menjelaskan jika seseorang yang awalnya tidak disorot namun kemudian mendapat perhatian lebih dan berangsur menghilang, berakibat memiliki kecenderungan gangguan exhibitionism.

“Dari yang awalnya tidak disorot, kemudian dapat perhatian dan lama-lama hilang, itu dampaknya buruk. Maka harus ada konseling kepada dia untuk membangkitkan kemampuan yang sebenarnya dimiliki, dan bukan sensasi.” tutup Tika.

(Png – sisidunia.com)