Home » Hiburan » Pandji Pragiwaksono Tak Merasa Salah Dengan Candaannya Soal Hewan Gembel

Pandji Pragiwaksono Tak Merasa Salah Dengan Candaannya Soal Hewan Gembel



Jakarta – Belakangan ramai menjadi perdebatan karena membicarakan kucing yang disebutnya sebagai hewan gembel, Stand Up komedi Pandji Pragiwaksono. Pernyataan Pandji tersebut menuai banyak kecaman hingga Garda Satwa Indonesia pun ikut menuliskan surat terbuka.

Pandji Pragiwaksono Tak Merasa Salah Dengan Candaannya Soal Hewan Gembel

Pandji Pragiwaksono

Ditemui Melaney Ricardo, Pandji mengaku tak enak menanggapi semua keramaian ini. Pandji membenarkan apabila merasa bersalah, namun bukan karena candaan yang masih dianggapnya wajar itu.

“Gue ngerasa enggak enak sebenernya sama semua orang yang sampai terpaksa harus ngelihat ya. Iya (ngerasa bersalah) tapi gue enggak akan meminta maaf atas joke-nya karena joke-nya enggak salah menurut gue.” ujar Pandji.

Permasalah Pandji ini rupanya tak membuat ia maupun keluarganya merasa terancam. Terlebih candaan Pandji hampir setiap tahun selalu menuai ketidaksetujuan beberapa golongan.

“Enggak (ngerasa terganggu) sih. I had worst than this, actually. Hampir tiap tahun gue selalu kena masalah sama komedi gue. Tahun lalu kan toa masjid, terus ada lagi waktu itu soal ganja. Habis itu lagi ramai soal pemerkosaan, terus ada lagi soal regulasi prostitusi.” ungkap Pandji.

Pandji tak begitu mempermasalahkan nyinyiran yang ada karena merasa warganet melakukan hal itu atas dasar cinta. Oleh sebab itu, Pandji yakin bahwa kebencian yang timbul dari rasa cinta tersebut tak akan berbuah hal buruk.

“Serame-ramenya ini gue masih percaya ini orang ngamuk karena kecintaannya yang besar, bukan karena kebencian yang mendalam. Kalau datengnya dari cinta, gue ragu sampe ke ekstrim sih.” tutur Pandji.

Baca juga : Nikita Mirzani Beberkan Punya Tabungan Rp 2 Miliar Lebih

Pandji juga dikritik karena cara berkomedinya yang kerap menyinggung, selain soal menyebut kucing “hewan gembel”. Menanggapi hal tersebut, Pandji menyadari bahwa ia tak mungkin dapat menyenangkan semua orang.

“Tidak mungkin meminta komedian berhenti menyinggung. Karena kita enggak bisa nebak. Sekarang gini, gue enggak ngomongin suku, agama, ras, antar golongan politik, ngomongin kucing masih tersinggung. Poinnya adalah bahkan ketika kita berniat baik pun, orang bisa tersinggung.” jelas Pandji.

Pandji pun membantah apabila semua yang terjadi saat ini sengaja di-setting untuk menaikkan popularitasnya. “Gua enggak melakukan itu dengan sengaja, itu bukan sesuatu yang distrategikan, tapi kalo ditanya ada dampaknya, ada banget memang ternyata karena orang pada ngomongin,” tandas Pandji.

(Png – sisidunia.com)