Home » News » Polisi Hentikan Kasus Penusukan di Halte TransJ Karena Ini

Polisi Hentikan Kasus Penusukan di Halte TransJ Karena Ini



Jakarta – Beberapa waktu lalu usai dinyatakan memiliki gangguan jiwa, akhirnya polisi menghentikan kasus Sudirman (51) yang merupakan pelaku penusukan seorang penumpang bus TransJakarta di Jakarta Timur.

Polisi Hentikan Kasus Penusukan di Halte TransJ Karena Ini

Ilustrasi

Kapolsek Kramatjati, Kompol Nurdin Arahman menjelaskan penghentian kasus Sudirman ini usai polisi melakukan pemeriksaan kejiwaan Sudirman di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca juga : Viral, Video Emak-emak Dorong Siswi SD Dari Dalam Mobil

“Sudirman dinyatakan gila setelah kita cek kejiwaan di Rumah Sakit Polri dua minggu lalu,” kata Kompol Nurdin saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2019).

Lantaran dianggap memiliki gangguan jiwa, Sudirman pun saat ini di kembalikan ke pihak keluarga. Dengan demikian kasus ini sudah di SP3 oleh pihak kepolisian.

“Setelah dinyatakan gila maka kita kembalikan ke keluarga. Untuk demikian kasusnya kita SP3 ya kita hentikan,” katanya.

Seperti sebelumnya, Sudirman ditangkap Polisi usai tiba-tiba saja menikam Eric saat sedang menunggu antrean bus di Halte TransJakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur. Pelaku menikam korban di bagian paha kiri setelah sebelumnya terlihat asyik duduk sambil mengangkat kaki.

Pasca dibekuk, polisi pun sempat menetapkan Sudirman sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

(Png – sisidunia.com)