Home » Otomotif » US Air Force Uji PEsawat Temput Tanpa Awak XQ58-A Valkyrie

US Air Force Uji PEsawat Temput Tanpa Awak XQ58-A Valkyrie



Jakarta – Baru-baru ini, US Air Force sukses menyelesaikan pengujian terhadap pesawat tempur bermesin jet tanpa awak yang bernama XQ58-A Valkyrie.

US Air Force Uji PEsawat Temput Tanpa Awak XQ58-A Valkyrie

XQ58-A Valkyrie

Valkyrie merupakan pesawat tempur yang nantinya akan difungsikan sebagai ‘wingman’ alias pendamping pesawat tempur dengan pilot manusia dalam sebuah misi. Konsep seperti ini sebelumnya sudah sering dimunculkan dalam video game, di mana drone bisa menjadi pendamping pilot manusia.

Baca juga : Bocoran Motor Listrik Kawasaki, Memiliki Tampang Garang

Pesawat ini dikembangkan oleh Air Force Research Laboratory yang bekerja sama dengan Kratos Unmanned Aerial Systems. Valkyrie dikembangkan sebagai platform yang relatif murah yang bisa difungsikan dalam perang elektronik, penyerangan, atau berfungsi sebagai pesawat pengintai.

Pengontrolnnya sendiri bisa dilakukan oleh pesawat utama yang berpilot manusia. Valkyrie juga bisa membawa senjata seperti bom, dan ia bisa take off dari landasan biasa ataupun diluncurkan menggunakan roket.

Dibandingkan dengan F-16 Fighting Falcon dan F-22 Raptor, Valkyrie punya jangkauan yang cukup bersaing, yaitu sedikit di bawah 2.500 mil, sementara jangkauan F-16 sendiri mencapai 2.600 mil, dan F-22 1.800 mil.

Seperti dikutip dari The Verge, Minggu (10/3/2019), kecepatan maksimal Valkyrie memang lebih rendah. Hanya 652 mph berbanding 1.500 mph. Namun perlu diingat, biaya pembuatan Valkyrie hanya USD 2-3 juta per unitnya atau sebanding dengan misil Patriot, sementara pesawat tempur pada umumnya biayanya mencapai USD 100 juta.

Pengujian terhadap prototipenya dilakukan dalam penerbangan perdana –terdiri dari lima misi — pada 5 Maret lalu di Yuma Proving Grounds di Arizona, AS. USAF sendiri menyebut drone ini berfungsi seperti yang diharapkan dalam penerbangan selama 76 menit.

(Png – sisidunia.com)