Home » News » Diciduk Satpol PP, Pengamen Ini Mengaku Bisa Raup Rp 9 Juta Sebulan

Diciduk Satpol PP, Pengamen Ini Mengaku Bisa Raup Rp 9 Juta Sebulan



Madiun – Sekarang banyak pengamen dan pengemis yang berpenampilan kumuh serta memelas tapi ternyata penghasilannya luar biasa bahkan ada yang sampai memiliki rumah bagus.

Diciduk Satpol PP, Pengamen Ini Mengaku Bisa Raup Rp 9 Juta Sebulan

Diciduk Satpol PP, Pengamen Ini Mengaku Bisa Raup Rp 9 Juta Sebulan

Dan belum lama ini di media sosial beredar sebuah kisah menarik tentang seorang pengamen jalanan bernama Novi, berusia 19 tahun.

Perempuan itu sekarang diciduk petugas Satpol PP Kota Madiun, Jawa Timur. Tentu hal tersebut mejadi bahan gunjingan netizen.

Bagaimana tidak, dari mengamen Novi bisa mengumpulkan uang hingga Rp9 juta setiap bulannya sampai bisa menyekolahkan adik-adiknya.

Novi sendiri merupakan perempuan asal Tambakbayan, Ponorogo, Jawa Timur. Dia biasa mengamen di bus.

Dia akhirnya memilih menjadi pengamen karena gajinya tak cukup untuk kebutuhannya dan adik-adiknya, perempuan yang semula bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu.

Perempuan yang hanya lulusan MTS itu ternyata bisa membeli sepeda motor matik tanpa kredit. Selain itu, ia juga mampu membiayai dua adiknya untuk sekolah. Saat ini adik-adiknya pun sudah sekolah SMK dan SMP.

Setiap harinya bisa mengumpulkan uang sekitar Rp200.000-Rp300.000, dari profesi mengamen inilah Novi. Uang tersebut digunakan juga untuk membiayai adik-adiknya.

Novi pun harus berusaha untuk tetap bertahan hidup karena persoalan ekonomi, selepas orangtuanya bercerai. Ia juga tidak bisa melanjutkan sekolah SLTA waktu itu.

Kisah Novi itu sebenarnya juga tidak mudah seperti kita membayangkan uang yang dihasilkannya. Dalam sebulan, dia hanya bisa pulang sebanyak tiga kali. Selebihnya ia menghabiskan waktu di jalanan.

Bahkan untuk tidur pun Novi harus ke Terminal Madiun atau di tugu batas kota. Akan tetapi entah apa yang akan dilakukan Novi untuk ke depannya sekarang, sebab saat ini ia diciduk oleh pihak satpol PP Kota Madiun.

View this post on Instagram

Sebuah kisah menarik tentang pengamen jalan bernama Novi, 19. Perempuan ini sekarang diciduk petugas Satpol PP Kota Madiun, Jawa Timur. Tentu hal ini mejadi bahan gunjingan netizen. Coba bayangkan, dari mengamen Novi bisa mengumpulkan uang sampai Rp9 juta setiap bulannya. Novi adalah perempuan asal Tambakbayan, Ponorogo, Jawa Timur. Dia ini biasa mengamen di bus. Perempuan yang semula bekerja sebagai pembantu rumah tangga ini akhirnya memilih menjadi pengamen karena gajinya tidak cukup untuk kebutuhannya dan adik-adiknya. Perempuan yang hanya lulusan MTS ini ternyata bisa membeli sepeda motor matik tanpa kredit. Selain itu, dia mampu membiayai dua adiknya untuk sekolah. Saat ini adik-adiknya sudah sekolah SMK dan SMP. Dilansir dari Solopos.com, dari profesi mengamen ini, Novi setiap harinya bisa mengumpulkan uang sekitar Rp200.000-Rp300.000. Uang itu digunakan juga untuk membiayai adik-adiknya. Selepas orangtuanya bercerai, Novi harus berusaha untuk tetap bertahan hidup karena persoalan ekonomi. Dia juga tidak bisa melanjutkan sekolah SLTA waktu itu. Kisah Novi, sebenarnya juga tidak mudah seperti kita membayangkan uang yang dihasilkannya. Dalam sebulan, dia hanya bisa pulang sebanyak tiga kali. Waktu lainnya dia habiskan di jalanan. Bahkan untuk tidur pun dia harus ke Terminal Madiun maupun di tugu batas kota. Namun entah apa yang akan dilakukan Novi untuk ke depannya sekarang, karena saat ini dia diciduk oleh pihak satpol PP Kota Madiun. (Geser untuk lihat foto) . TERIMA KASIH SUDAH MELIHAT, MEMBACA & MENYUKAI :D . #jadingerti #info #cewek #ngamen #kerja #uang #nganjuk #magetan #lumajang #lamongan #jombang #jember #gresik #bojonegoro #banyuwangi #bangkalan #tegal #solo #Semarang #salatiga #pekalongan #magelang #wonosobo #wonogiri #temanggung #Sukoharjo #madiun #Purworejo #surabaya #jakarta

A post shared by smartgram (@smart.gram) on

Baca juga : Caleg Cantik Ini Bantah Dirinya Adalah Wanita Yang Ada di Hotel Bareng Andi Arief

Kisah Novi itu pun kemudian menjadi viral dan mendapat beragam komentar dari netizen. Namun tak seidkit dari mereka yang mempertanyakan kenapa ia ditangkap.

@tjoetalaiyda, “Smoga rezeki@ lancar nanti y… Biar bisa bantu adik2 lagi…”

@yohanesalexander1401, “Ngamen loh bukan ngemis.. Knp ditangkep? Lah trus kalo yg ngamen ngamen yg dilakukan univ atw sekolah buat tambahan biaya acara ga ditangkep? Kan ngamen juga..😂”

(Png – sisidunia.com)