Home » Hiburan » Ashanty Mengaku Bersalah Ketika Debat dengan Jerinx SID

Ashanty Mengaku Bersalah Ketika Debat dengan Jerinx SID



Jakarta – Saat membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan, Ashanty belum lama ini terlihat beradu argumen dengan Jerinx SID di media sosial. Kini, ia mengaku menyesal karena tidak menyelami sosok Jerinx terlebih dahulu. Ia pun baru tahu bahwa sebelumnya Jerinx pernah menyindir Anang Hermansyah.

Ashanty Mengaku Bersalah Ketika Debat dengan Jerinx SID

Ashanty

“Aku tahu orangnya ya berarti aku tidak boleh meladeni sih. Aku salah sih kemarin,” ujar Ashanty.

Menurut Ashanty, saat pertama kali membalas unggahan komentar Jerinx, ia sama sekali belum mengenal sosok drummer band Superman is Dead (SID) itu. Ia juga tak menyangka topik pembahasan tersebut bakal melebar dari RUU Permusikan.

“Aku tuh tidak tahu siapa dia dan tidak (menyangka) bakal seekstrem itu juga,” ujarnya.

Diakui Ashanty, unggahan Jerinx memang telah membuat emosinya terpancing. Sehingga ia meladeni cibiran atau komentar pedas yang awalnya ditujukan kepada Anang.

Reaksi ini pula yang membuatnya semakin heran, karena dia dan Anang termasuk sosok yang tak mudah terbawa perasaan.

Ashanty semakin takut meladeni Jerinx setelah pria asal Bali itu mengungkit bisnis yang dikelolanya.

“Cuma kemarin memang bahasanya kalau aku ngasih tahu dia ngatain merembet ke bisnis gitu-gitu, jadi menurut aku waduh kok seram ya,” katanya.

Baca juga :  Iko Uwais Dapat Hadiah Sepatu Futsal di Hari Ulang Tahunnya

Menurut Ashanty, awalnya ia ingin menjelaskan soal RUU Permusikan karena menganggap Jerinx tidak memahami legislasi yang masuk Proglegnas Prioritas DPR tersebut. Namun, reaksi yang didapat ternyata tak sesuai harapannya.

“Dianggap aku membela dan tidak terima aku dikritik. Padahal yang mengkritik banyak banget. Dan aku diam, dan yang mengkritik sebenarnya semuanya, cuma salah paham,” ucapnya.

Ashanty menjelaskan bahwa suaminya hanya bertindak sebagai anggota DPR yang mempunyai hak mengusulkan RUU. Anang, lanjutnya, bukan politisi yang menulis atau merumuskan RUU tersebut.

“Mas Anang punya hak di DPR buat memperjuangkan sesuatu membuat undang-undang,” jelasnya.

(Png – sisidunia.com)