Home » News » Gadis Desa di Takalar Diduga Diperkosa 8 Remaja

Gadis Desa di Takalar Diduga Diperkosa 8 Remaja



Takalar – Seorang gadis desa berinisial SR (20) di Kabupaten Takalar, bernasib malang. Ia diduga menjadi korban pemerkosaan oleh delapan remaja dari kampungnya.

Gadis Desa di Takalar Diduga Diperkosa 8 Remaja

Ilustrasi

“Korban dan delapan orang pelaku diketahui merupakan warga Desa Surulangi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel,” kata Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah, via telepon, Senin (4/2/2019).

Baca juga : Jasad Wanita Bugil Ditemukan di Pinggiran Pantai Raja Ampat

Delapan orang pelaku pemerkosaan, ucap Gany, masing-masing berinisial JU (17), ZU (18), NU (16), AR (18), RA (19), JA (16), PI (16), dan IM (17).

“Tiga orang di antaranya berstatus pelajar SMA dan telah diamankan bersama dengan para pelaku lainnya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Gany.

Kejadiannya bermula pada Sabtu (1/2/2019). Kala itu, korban berjalan kaki pulang ke rumahnya. Tiba-tiba salah seorang pelaku berinisial JU menghampirinya dan menawarkan bantuan untuk membonceng korban menggunakan sepeda motor, sehingga dia bisa cepat tiba di rumah.

Korban pun menerima tawaran itu dan langsung naik ke motor pelaku. Namun, dalam perjalanan, pelaku membelokkan arah motornya dan membawa korban ke rumah salah seorang rekannya, inisial AR. Di dalam rumah panggung tersebut tak hanya ada AR, tetapi ada enam orang pelaku lainnya.

“Di rumah panggung itulah korban diperkosa secara keroyokan oleh para pelaku,” terang Gany.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polsek Polongbangkeng Selatan (Polsel) dengan bukti LP/59/1/2019/SPKT Polsel Polres Takalar.

Petugas yang menerima laporan tersebut, kemudian langsung membawa korban pemerkosaan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk divisum. Setelah hasil visumnya keluar, petugas lalu menjemput para pelaku di tempat yang berbeda.

“Para pelaku bersama barang bukti saat ini diserahkan penanganannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten Takalar guna proses penyidikan lebih lanjut,” Gany menandaskan.

(Png – sisidunia.com)