Home » News » 21 Orang Tewas Terkena Bom di Sebuah Gereja Filiphina

21 Orang Tewas Terkena Bom di Sebuah Gereja Filiphina



Jololedakan bom, gereja

21 Orang Tewas Terkena Bom di Sebuah Gereja Filiphina

Ilustrasi Ledakan

Menewaskan setidaknya 21 orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka, kata para pejabat, dengan ledakan di Katedral Our Lady of Mount Carmel. Beberapa media menyebut, korban tewas mencapai sekitar 27 orang dan korban luka berkisar 77 orang.

Sebagian besar korban adalah warga sipil.

Ledakan pertama terjadi tepat ketika Misa Minggu berlangsung, sekitar pukul 08.45 waktu setempat. Ketika tentara merespons, bom kedua meledak di tempat parkir gereja, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (27/1/2019).

Beberapa korban terluka dievakuasi melalui udara ke kota Zamboanga yang berdekatan.

Gambar yang diposting di media sosial menunjukkan jalan utama menuju gereja ditutup oleh tentara dengan mobil lapis baja.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengakui jadi dalang kejadian nahas itu. Tetapi, beberapa media menduga bahwa pelaku mungkin terafiliasi dengan kelompok militan ekstremis yang berbasis di Jolo dan gugus kepulauan Mindanao, Filipina selatan.

Menyebut serangan terbaru itu sebagai “tindakan pengecut”, Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana mendesak penduduk setempat untuk bekerja sama dengan pihak berwenang guna “menyangkal klaim kemenangan terorisme apa pun.”

“Kami akan menggunakan hukum berkekuatan penuh untuk mengadili para pelaku di balik insiden ini,” lanjut Lorenzana.

(Png – sisidunia.com)