Home » Hiburan » Suka Duka Prilly Latuconsina Ketika Menjalani Bisnis Kuliner

Suka Duka Prilly Latuconsina Ketika Menjalani Bisnis Kuliner



Jakarta – Prilly Latuconsina juga merambah dunia bisnis, selain seorang selebritis. Beberapa bisnis kuliner dirambahnya salah satunya membuka rumah makan Nona Judes, yang khusus menyajikan ayam goreng dengan sajian sambal pedas.

Suka Duka Prilly Latuconsina Ketika Menjalani Bisnis Kuliner

Prilly Latuconsina

Prilly Latuconsina mengaku banyak merasakan suka dan duka, setelah sudah satu tahun rumah makan Nona Judes berdiri. Terlebih Prilly Latuconsina harus bisa membagi waktunya untuk antara pekerjaan dan mengontrol bisnisnya.

“Sebenarnya satu tahun restoran berdiri, kalau usaha itu aku menganggapnya masih perkenalan dulu dimana kita masih coba coba resep, gonta ganti resep. Mungkin dukanya adalah gimana caranya kita dapetin resep yang udah bener bener fix, udah bagus, udah bisa kita jual. Karena kan revisinya itu berkali kali,” ucap Prilly Latuconsina ditemui saat merayakan syukuran satu tahun Nona Judes.

“Bagaimana bisa bagi waktu ngurusin bisnis sambil kuliah sambil syuting. Tapi alhamdulilalh bisa tercapai juga,” Sambung Prilly.

Namun bisnis rumah makan dirasa Prilly Latuconsina sangatlah menggiurkan, meski banyak suka dan duka. Terlebih masyarakat Indonesia sangat konsumtif dengan kuliner. Ditambah, ia mendapatkan tim yang baik sehingga mendukung bisnis yang dijalaninya.

“Iya (menjanjikan) apalagi makanan Indonesia. Dan aku juga udah dapetin tim yang solid. Itu sih yang paling penting. Tim yang solid, tim yang sevisi jadi, restoran ini ni bisa berjalan sampai lama banget.” ujar Prilly.

Baca juga :  Ammar Zoni Melamar Irish Bella Dengan Serangkaian Kata Manis

Agar bisnisnya terus berkembang, Prilly Latuconsina akan mengeluarkan resep baru agar banyak memikat konsumen. Selain itu, rutin promosi bisnis yang dijalaninya juga sangatlah perlu.

“Kalau aku yang pasti terus mengeluarkan resep resep yang baru dan enak. Karena mau kita promosi segencar apa di Instagram, di YouTube atau sosial media, tapi kalau orang dateng rasanya nggak enak, orang nggak akan repeat order. Jadi menurut aku yang paling penting selain promosi nya harus kenceng, resepnya juga harus terus diperbaharui,” kata Prilly.

(Png – sisidunia.com)