Home » News » Polisi Jaga Ketat Rumah Ketua KPK Pasca Teror Bom Rakitan

Polisi Jaga Ketat Rumah Ketua KPK Pasca Teror Bom Rakitan



Bekasi – Pihak kepolisian masih terus berjaga-jaga mengawasi pasca teror bom rakitan yang terjadi di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, di Perumahan Graha Indah, Kecamatan Jatiasih, Kelurahan Jatimekar, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu malam.

Polisi Jaga Ketat Rumah Ketua KPK Pasca Teror Bom Rakitan

Polisi Jaga Ketat Rumah Ketua KPK Pasca Teror Bom Rakitan

“Ya itu Anda lihat sendiri banyak mobil dari teman-teman kepolisian, ya mungkin ada pengamanan ekstra,” kata Agus di hadapan awak media yang menunggunya di lokasi, Rabu (9/1/2019).

Baca juga : Gempa Berkekuatan 2,5 SR Guncang Yogyakarta

Ia mengaku sebelum peristiwa teror itu terjadi, sudah ada pengamanan yang dilakukan pihak terkait di kediamannya.

“Sebetulnya pengamanan sudah ada. Jadi setiap malam ada yang di rumah saya, ada dua orang,” akunya.

Agus sendiri baru mengetahui peristiwa teror bom yang dialamatkan ke kediamannya, saat dirinya hendak berangkat bertugas.

“Saya dilapori waktu mau berangkat, setengah tujuh ya. Jadi ya saya lihat sebentar, ya terus saya berangkat. Saya dari rumah jam tujuh tadi, langsung ke Kementerian Pendidikan, ada acara,” ujarnya.

Sejumlah CCTV yang terpasang di kediaman Agus pun diakui sedang tidak berfungsi, sehingga membuat wajah pelaku teror tidak terekam kamera pengintai tersebut.

“Kebetulan CCTV nya memang dari kemarin, karena saya kan lagi naikin lantai, terus CCTV nya juga waktu kemarin itu dipasang diluar tembok. Saya ingin memasukkan supaya rapi, jadi memang lagi tidak berfungsi. Kita ada dua bulan tidak berfungsi,” paparnya.

Pria kelahiran Magetan itu menegaskan, dirinya tidak takut dan khawatir terhadap ancaman teror yang baru saja dialaminya beserta wakilnya beberapa hari lalu. Ia mengatakan akan terus semangat bekerja, mengungkap kasus-kasus korupsi yang tengah digodok KPK.

“Ya itu kan resiko perjuangan demi rakyat Indonesia, masa takut. Semangat, wong demi kepentingan kita bersama kan ya. Ya mudah-mudahan kita tidak takut, tetap semangat, maju terus, gitu kan. Pak Laode malah pagi-pagi sudah wa ke saya mengenai kejadian ini. Tadi setelah saya dari Kemendikbud, di kantor kita bicarakan,” katanya.

Pihak kepolisian juga terus melaporkan perkembangan kasus ini kepada Agus, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan pagi tadi di lokasi. Agus pun menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kami selalu diberitahu perkembangannya. Ya kita serahkan kepada teman-teman Polri, mudah-mudahan bisa diungkap dengan baik. Ya kita tetap semangat ajalah, kerja seperti biasa. Mudah-mudahan ini tidak melemahkan semangat kami. Doa Anda semua kami harapkan. Dukungan Anda doa Anda,” imbuhnya.

(Png – sisidunia.com)