Home » News » Kisah Menyedihkan Alien Asal India

Kisah Menyedihkan Alien Asal India



Jakarta – Seorang pria 21 tahun asal India, Anshu Kumar, tengah ramai dibincangkan publik lantaran dianggap memiliki wajah mirip alien. Dia memiliki kepala yang lebih besar dibanding tubuhnya, yang membuatnya kesulitan berdiri bahkan sulit berjalan normal.

Kisah Menyedihkan Alien Asal India

Anshu Kumar

Dokter mengungkapkan kondisinya mungkin merupakan sindrom Jacobsen, yakni suatu kondisi langka yang disebabkan oleh hilangnya beberapa gen dalam kromosom 11. Kondisi ini terkadang disebut parsial monosomi 11. Kondisi ini terjadi pada sekitar 1 dari 100.000 bayi baru lahir.

Baca juga : Viral Video 200 Rumah Terbakar di Pluit, Petugas Damkar: Itu Hoaks

Seperti dilansir Healthline, sindrom Jacobsen sering menyebabkan cacat lahir, gangguan perilaku, gangguan ingatan dan keterampilan berpikir. Sindrom ini juga dikaitkan dengan autisme. Bahkan kondisi ini dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan yang serius.

Gejala fisik lainnya termasuk fitur wajah yang khas, termasuk mata lebar dengan kelopak mata turun, telinga kecil, sudut mulut yang menurun, rahang bawah kecil, bibir atas yang tipis, lipatan kulit menutupi sudut dalam mata.

Banyak orang dengan sindrom Jacobsen juga mengalami gangguan kognitif, termasuk ada masalah dalam perkembangan kemampuan bicara dan motorik.

Terlepas dari kondisi tersebut, Anshu merupakan buruh yang memiliki latar belakang keluarga miskin. Hal ini membuatnya harus hidup meski hanya memiliki penghasilan yang sedikit.

Anshu juga tidak dapat mengunjungi dokter spesialis untuk mengatasi kondisinya. Dengan kondisi fisik yang tidak biasa, banyak orang menertawakan penampilannya kemudian menyebutnya sebagai alien.

“Banyak orang tidak menyukaiku karena penampilanku,” katanya, seperti dikutip Boldsky.

Ejekan itu sangat menyakitinya. Setiap hari, Anshu bermimpi bisa menjadi orang yang normal.

Dia juga mengatakan, tak akan menolak jika mendapatkan bantuan dari pemerintah atau dana dari orang-orang agar bisa hidup normal. Dia juga berharap bisa menikah dan memiliki keluarga.

(Png – sisidunia.com)