Home » News » Soerang Ibu Temukan Anaknya Kembali Setelah Hilang 6 Tahun

Soerang Ibu Temukan Anaknya Kembali Setelah Hilang 6 Tahun



Jakarta – Seorang wanita muda di Tiongkok dilaporkan telah diselamatkan usai ditahan sebagai budak oleh seorang pria selama 6 tahun. Pada 2012, gadis itu berusia 14 tahun saat ia meninggalkan rumahnya di Zhumadian, Provinsi Henan setelah bertengkar dengan saudaranya.

Soerang Ibu Temukan Anaknya Kembali Setelah Hilang 6 Tahun

Ilustrasi

Kerabatnya tak memberi tahu kepada pihak berwajib bahwa gadis itu hilang. Pada saat itu, ibunya, Li Ailing, tengah menjalani hukuman penjara karena kejahatan kecil yang ia lakukan saat mencari uang. Sementara sang ayah, telah meninggalkan keluarga itu bertahun-tahun sebelum si gadis kabur dari rumah.

Baca juga : Selama 2018 Polisi Telah Menembak Mati 47 Terasangka Kasus Narkoba

Ailing dibebaskan dari penjara pada Juli 2016. Baru pada saat itu ia mengetahui bahwa putirnya telah hilang selama 4 tahun. Ia segera memulai pencarian dan memasang poster orang hilang di seluruh kota.

Dua tahun kemudian, pada bulan Januari 2018, Ailing tengah memasang poster di area perumahan. Saat itulah ada seorang wanita dengan pakaian lusuh tersenyum pada Ailing. Menurut Ailing, ia langsung tahu kalau wanita itu putrinya.

Melansir dari South China Morning Post, perempuan muda itu awalnya menyangkal mengetahui siapa Ailing sesungguhnya. Setelah didesak untuk melihat wajah Ailing lebih lama dan dari dekat, wanita itu akhirnya memanggilnya “Ibu.”

Kendati demikian, wanita muda itu masih menolak untuk pulang bersama Ailing. Ia hanya mengucapkan kata “anak-anak” saat ditanya mengapa ia tak bisa.

Ailing kemudian meminta bantuan polisi dan kembali ke unit apartemen tempat ia menemukan putrinya. Usai mencari dari pintu ke pintu, mereka menemukan wanita muda itu bersama tiga anak kecil.

Li kemudian membawa putrinya pulang dan melihat tanda-tanda trauma mental. Korban yang kini berusia 20 tahun, dilaporkan menunjukkan kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Wanita muda itu juga sering tertawa sendirian.

Dokter kemudian mendiagnosisnya dengan skizofrenia, kelainan yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku.

Menurut Ailing, putrinya itu dapat memberi tahu secara rinci bagaimana pria si pemilik rumah menculiknya. Ia ditahan di rumah pria itu sampai melahirkan si kembar.

Tak butuh waktu lama, diketahui bahwa pria tua itu ditangkap dengan tuduhan penculikan dan pemerkosaan. Ia juga dikenakan dakwaan lain terkait anak di bawah umur.

Putri Ailing sendiri kini berada dalam rawatannya. Sementara cucu-cucunya, ikut diasuh di tempat yanng sama dengan sang ibu.

(Png – sisidunia.com)