Home » News » Pengadilan Akan Sidang 12 Mantan DPRD Malang

Pengadilan Akan Sidang 12 Mantan DPRD Malang



Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan berkas penyidikan kasus dugaan suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015 untuk 12 mantan anggota DPRD Malang.

Pengadilan Akan Sidang 12 Mantan DPRD Malang

Pengadilan Akan Sidang 12 Mantan DPRD Malang

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, dalam waktu dekat ini 12 orang tersangka tersebut akan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Baca juga : Seorang Ibu Tawarkan Rumanya Kepada Sandiaga Seharga Rp 175 Juta

“Dalam waktu dekat direncanakan persidangan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor di Surabaya,” kata Febri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (27/12/2018).

Febri mengatakan 12 orang itu adalah Diana Yanti (DY),Sugianto (SG), Afdha Fuazal (AFA),Hadi Susanto (HSO), Ribut Harianto (RHO), Indra Tjahyono (ITJ), Imam Ghozali (IGZ), Mohammad Fadli (MFI), Bambang Triyoso (BTO), Asia Iriani (AI), Een Ambarsari (EAI) dan Sony Yudiarto (SYF).

“Sebagai bagian dari proses tersebut, hari ini Penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti pada Penuntut Umum untuk proses lebih lanjut,” papar Febri.

Tak hanya itu, lembaga Antirasuah ini pun sudah memeriksa sebanyak 92 orang untuk 12 orang tersangka eks Anggota DPRD Malang tersebut.

“Telah diperiksa sekitar 92 orang saksi selama proses penyidikan,” tandasnya.

Diketahui, KPK menetapkan 41 dari 45 mantan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka. Komisi antirasuah itu menduga, para anggota dewan ini menerima fee masing-masing Rp12,5 juta hingga Rp50 juta dari mantan Wali Kota Malang Moch Anton.

Uang itu disinyalir terkait persetujuan penetapan RAPBD-P Malang tahun 2015. Perkara ini juga menyeret mantan Wali Kota Malang Moch Anton, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyoni sebagai tersangka.

(Png – sisidunia.com)