Home » News » Tsunami Banten Memakan Korban 20 Pegawai Rumah Sakit Tarakan

Tsunami Banten Memakan Korban 20 Pegawai Rumah Sakit Tarakan



Jakarta – Sebanyak 20 pegawai Rumah Sakit Tarakan, Jakarta menjadi korban gelombang tsunami yang melanda wilayah Selat Sunda, Banten dan pesisir Lampung Selatan pada Sabtu tadi malam. Pihak RS Tarakan hingga kini masih berupaya mendata dan mengavakuasi korban yang diketahui sedang liburan di Pantai Anyer, Banten.

Tsunami Banten Memakan Korban 20 Pegawai Rumah Sakit Tarakan

Tsunami Banten Memakan Korban 20 Pegawai Rumah Sakit Tarakan

Direktur Utama RS Tarakan, Dian Ekowati mengatakan, saat ini dirinya sedang dalam perjalanan menuju lokasi terdampak untuk memastikan para korban berhasil selamat atau tidak.

Baca juga : Dapat Remisi Natal, 30 Napi di Sumut Bebas

“Kita sedang menuju ke sana untuk klarifikasi kondisi yang kemarin pergi ke sana,” ujar Dian saat dihubungi wartawan, Minggu (23/12/2018).

Ia menjelaskan, para pegawai yang berangkat ke sana juga pergi bersama anggota keluarganya masing-masing. Pihaknya mendapat informasi jika beberapa korban yang selamat dievakuasi di salah satu puskesmas.

“Kita sedang menuju ke sana untuk verifikasi datanya (jumlah korban). Belum dapat informasi ke sana,” singkatnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengaku sudah menginstruksikan Kepala BPBD Jupan Royter untuk membantu pihak RS Tarakan dalam mencari data tersebut.

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Jupan untuk membantu mereka,” ujar Anies.

(Png – sisidunia.com)