Home » News » Diduga Kehabisan Oksigen, 1 Balita Tewas dan 1 Lainnya Pingsan

Diduga Kehabisan Oksigen, 1 Balita Tewas dan 1 Lainnya Pingsan



Tangerang – Seorang balita ditemukan tewas saat bermain di dalam mobil yang terparkir di lahan kosong kawasan Gang Haji Mastam RT03 RW03, Cimone, Kota Tangerang.

Diduga Kehabisan Oksigen, 1 Tewas dan 1 Lainnya Pingsan

Gambar ilutrasi

Tak hanya satu, di mobil tersebut juga terdapat seorang balita lainnya. Namun beruntung, satu balita lagi ditemukan dalam keadaan pingsan.

Baca juga : Ahli Menyebut Perbaikan Jalan Gubeng Yang Ambles Bisa Seminggu

Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Haffiz (5). Sebelumnya, Hafiz dan sepupunya Bayu Timur Firmansyah, diketahui sedang bermain di dalam mobil minibus Ford Fiesta dengan nomor polisi B 1174 GMC, sekitar pukul 08.00 WIB.

Keduanya sempat hilang dan baru diketahui keberadaannya di dalam mobil, oleh orangtua Bayu. Usai pencarian berselang tiga jam. Sekira pukul 11.00 WIB, mereka ditemukan sudah dalam kondisi pingsan dan seluruh badanya bewarna biru.

“Keduanya sempat hilang selama dua jam, karena dicari-cari tidak ketemu. Akhirnya mereka ditemukan dengan kondisi pingsan di dalam mobil milik tetangga,” ujar ayah korban selamat Kusnadi, Kamis (20/12/2018).

Lanjut Kusnadi, kemudian pihak keluarga segera membawa kedua balita tersebut ke Rumah Sakit Tiara Karawaci, guna diberikan pertolongan. “Saat tiba di rumah sakit, nyawa keponakan saya tidak bisa diselamatkan. Sementara anak saya Alhamdulillah masih tertolong,” tuturnya.

Kusnadi mengatakan, dirinya sangat terpukul atas kejadian tersebut. Hal itu lantaran, keponakannya meregang nyawa dengan tidak wajar. “Ini buat pembelajaran. Tapi kami sangat terpukul dengan kejadian tersebut,” tukasnya.

Menurut informasi, mobil tersebut memang dalam keadaan rusak dan sudah tak dapat digunakan. Dalam polisi tersebut, mobil berwarna hitam itu tidak dalam keadaan terkunci, sehingga seringkali digunakan bermain oleh keduanya.

Sementara itu, Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim menjelaskan, pihaknya telah melakukan cek tempat kejadian perkara. Dari hasil sementara, korban meninggal diduga kekurangan oksigen.

“Dari hasil cek TKP, ditemukan kerusakan di tiga pintu mobil. Kemungkinan karena kedua anak masih balita, mereka tidak bisa membuka pintu untuk keluar sehingga bisa jadi kekurangan oksigen,” terang Salim.

Salim menuturkan, hingga kini ini pihaknya masih meminta keterangan dan memeriksa saksi serta pemilik mobil.
“Barang bukti berupa mobil telah kami bawa ke Polsek Karawaci. Pemiliknya juga sedang kami mintai keterangan,” ucapnya.

Korban meninggal Muhammad Haffiz kini telah dikebumikan di TPU Cimone. Sedangkan korban selamat, Bayu Timur Firmansyah saat ini telah siuman dari keadaan pingsan.

(Png – sisidunia.com)