Home » News » Terjadi Kebakaran Rumah di Samarinda, 7 Orang Tewas

Terjadi Kebakaran Rumah di Samarinda, 7 Orang Tewas



Samarinda – Api melahap sebuah rumah di Perum Korpri, Jalan Jakarta, Blok CK Nomor 04, Loa Bakung, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (18/12/2018) sekitar pukul 04.00 Wita. Akibat terjebak di dalam rumah, sedikitnya tujuh penghuni tewas dengan kondisi mengenaskan.

Terjaidi Kebakaran Rumah di Samarinda, 7 Orang Tewas

Ilustrasi

Korban terdiri dari tiga anak–anak dan empat dewasa yakni Ilhamsyah (50), Ratna (40), Safira (8), Ibrahim (36), Sri Rahayu (34), Nanda (14) dan Rafli (12). Diketahui, Sri Rahayu merupakan Ketua RT 66 dan Ketua PPS Loa Bakung.

Baca juga : Satpam yang Diserang Anjing Laporkan Sang Pemilik

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan satu keluarga tersebut. Diduga kuat, ke tujuh korban yang saat kejadian tengah tertidur lelap itu terjebak kobaran api yang membesar di dalam rumah. Dua jasad ditemukan di ruang depan, dan lima lainnya di bagian belakang. Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit AW Sjahranie untuk divisum.

Rumah yang terbakar di kelilingi tembok semen, sehingga jalur evakuasi hanya di pintu depan dan jendela yang dipasangi teralis.

Warga yang mengetahui kebakaran berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Saya mendengar tetangga depan rumah teriak kebakaran. Saat di luar saya melihat api di bagian tengah rumah,” kata seorang saksi, Eko (40) yang juga tetangga korban.

Eko mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong terdengar dari dalam rumah diduga kuat suara para korban, namun kobaran api yang membesar menyulitkan warga untuk memberikan pertolongan. “Api menyambar sampai bagian depan pagar rumah,” katanya.

Setelah sempat beberapa lama api berkobar, bantuan mobil pemadam kebakaran dan tim relawan mulai berdatangan. Sekitar satu jam petugas berjibaku, akhirnya amukan si jago merah berhasil dipadamkan.

Selanjutnya setelah api benar-benar padam, petugas melakukan penyisiran di dalam rumah yang habis terbakar tersebut, di kamar depan di temukan dua jasad dalam kondisi hangus terbakar dan lima jasad lainnya ditemukan di bagian kamar belakang.

Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana menyampaikan bela sungkawa atas musibah kebaran yang menimbulkan korban jiwa ini. Untuk jumlah korban yang sudah dievakuasi sebanyak tujuh orang terdiri dari tiga anak-anak dan empat dewasa. “Korban ini satu keluarga dan ada juga kerabatnya,” kata Suardana.

Suardana mengatakan, sampai saat ini pihak kepolisian masih belum bisa memastikan kenapa para korban sampai tidak bisa meloloskan diri dari kepungan api. “Kemungkinan mereka terjebak, karena pintu evakuasi sudah terbakar dan saat kejadian itu merupakan jam tidur,” katanya.

(Png – sisidunia.com)