Home » News » 13 Orang Tewas Saat Banjit Menggenangi Daerah Vietnam Tengah

13 Orang Tewas Saat Banjit Menggenangi Daerah Vietnam Tengah



Da Nang – Hujan lebat memicu banjir bandang di wilayah tengah Vietnam, di mana menewaskan 13 orang petani setempat. Mayoritas korban meregang nyawa ketika berusaha menyelamatkan tanaman dan hewan di tengah cuaca memburuk, pekan ini.

13 Orang Tewas Saat Banjit Menggenangi Daerah Vietnam Tengah

13 Orang Tewas Saat Banjit Menggenangi Daerah Vietnam Tengah

Hujan deras telah menghantam enam provinsi di pusat negara itu sejak Sabtu 1 Desember, membuat ribuan ekor sapi dan ayam mati oleh penyakit yang disebabkan oleh kandang terendam.

Banjir juga diketahui menggenangi beberapa kota di Vietnam Tengah, termasuk kota resor pesisir Da Nang, dikutip dari The Straits Times pada Kamis (13/12/2018).

Hujan dilaporkan turun lebih dari 50 sentimeter di beberapa daerah, dengan intensitas lebih tinggi diperkirakan terjadi dalam beberapa waktu mendatang, kantor manajemen bencana nasional mengatakan pada hari Kamis.

“Tiga belas orang tewas, sementara satu orang masih hilang di provinsi Quang Ngai,” kata kantor itu.

Sekitar 12.000 hektar tanaman hancur, dan sekitar 160.000 ekor ternak tewas, tambahnya.

Dia kehilangan semua ayam peliharaannya dalam bencana banjir tersebut, yang menyebabkan kerugian hingga puluhan ribu dolar AS, seorang petani di provinsi Quang Nam mengatakan.

“Genangan air sudah surut, tetapi ribuan ayam kami mati. Kami harus mengumpulkannya untuk dikubur karena baunya sangat busuk,” kata Nguyen Thanh, dikutip oleh koran Tuoi Tre yang dikelola pemerintah Vietnam.

Baca juga :  Manchester United Harus Mengakui Keunggulan Valencia pada Laga Penutup Fase Grup

Beberapa daerah di provinsi Quang Nam dan Quang Ngai masih terendam banjir hingga hari Kamis, akibat dari debit tambahan oleh pembangkit listrik tenaga air yang tengah membuang kelebihan volume di dalam waduk.

Vietnam kerap dilanda hujan lebat selama musim topan, yang terjadi antara Mei hingga Oktober. Namun, lembaga ramalan cuaca nasioal mengatakan bahwa tahun ini, waktunya sedikit bergeser, yakni menjadi di akhir tahun.

Di sepanjang 2018, Vietnam mencatat lebih dari 200 orang meninggal akibat bencana banjir, yang mayoritas terjadi di wilayah tengah dan selatan negara itu. Jumlah tersebut turun dari korban tewas serupa pada tahun sebelumnya, yang mencapai 389 orang.

(Png – sisidunia.com)