Home » Hiburan » Muncul Baru Tambal Ban Online di Solo

Muncul Baru Tambal Ban Online di Solo



Solo – Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo meluncurkan motor tambal ban online. Jasa tambal ban ini terhubung dengan sebuah aplikasi.

Muncul Baru Tambal Ban Online di Solo

Muncul Baru Tambal Ban Online di Solo

Begini caranya, pertama ialah dengan mengunduh aplikasi Solo Destination. Aplikasi ini mencakup banyak informasi dan akses mengenai Solo dan kebijakan pemkot.

Baca juga : Puting Beliung Terjang Dua Sekolah di Cianjur

Dalam aplikasi Solo Destination, pengguna tinggal memilih menu Fasilitas Publik, lalu klik Tambal Ban Online. Pengguna akan disuguhkan peta yang menggambarkan keberadaan para tukang tambal ban.

Pengguna kemudian bisa mengklik salah satu tukang tambal ban terdekat. Kemudian akan muncul nomor telepon tambal ban yang bisa dihubungi.

Sistem ini masih terus dikembangkan Pemkot Surakarta. Dari ada enam unit tambal ban online, baru tiga yang sudah terkoneksi dalam Solo Destination.

Cara kedua ialah dengan langsung menghubungi salah satu nomor telepon dari tukang tambal ban. Berikut nomor telepon yang dapat dihubungi:

1. Tri Cahyo 085725458498
2. Bejo 085642413418
3. Sahono 087835461571
4. Murwanto 087812712128
5. Agung 085326602312
6. Japi 085867711759

Diberitakan sebelumnya, penyerahan motor tambal ban dilakukan di Balai Kota Surakarta, Senin (10/12/2018). Hadi Rudyatmo menamai motor ini dengan sebutan Ngrekso Ban Kempes.

Motor tambal ban ini menggunakan kendaraan bermerek Nozomi dengan kapasitas 150 cc yang dimodifikasi sehingga memiliki gerobak di belakangnya. Gerobak tersebut akan diisi dengan kompresor dan perlengkapan tambal ban lainnya

Rudy mengatakan enam unit itu disebar di lima kecamatan di Solo. Dia menjelaskan salah satu fungsi dari program ini adalah untuk merapikan kota dari kios tambal ban yang biasa beraktivitas di tepi jalan.

“Kita ingin menertibkan tambal ban yang biasanya di emplek-emplek. Konsekuensinya ya harus kita fasilitasi dengan motor seperti ini,” kata Rudy usai penyerahan motor.

(Png – sisidunia.com)