Home » Hiburan » Arie Untung Tanggapi Tudingan Miring Soal Reuni Aksi 212

Arie Untung Tanggapi Tudingan Miring Soal Reuni Aksi 212



Jakarta – Sejumlah selebriti Tanah Air diketahui ikut dalam aksi reuni akbar 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (2/12). Sebut saja, Teuku Wisnu, Dimas Seto, Mario Irwinsyah, hingga Ayu Azhari.

Arie Untung Tanggapi Tudingan Miring Soal Reuni Aksi 212

Arie Untung

Acara reuni 212 juga dihadiri oleh umat muslim dari berbagai daerah dalam jumlah yang besar hingga memenuhi Monas. Akan tetapi, acara tersebut juga tak luput dari pro dan kontra di kalangan masyarakat, misalnya makar, radikalisme, hingga anti NKRI.

Melalui Instagram pada Minggu (2/12), berbagai tudingan tentang aksi reuni 212 pun ditanggapi oleh presenter Arie Untung. Arie diketahui berperan aktif dalam menyuarakan makna dari acara reuni 212, meski tak hadir. Suami Fenita Arie ini pun membantah fitnah yang dituduhkan kepada peserta acara tersebut.

“DIBALAS DENGAN CINTA. Fitnah tidak perlu dibalas fitnah. Cukup dibalas dengan akhlak, cinta dan pelukan kasih sayang. Inilah sauadar saudaraku penjaga nkri yg sesungguhnya.” tulis Arie.

View this post on Instagram

DIBALAS DENGAN CINTA . Fitnah tidak perlu dibalas fitnah Cukup dibalas dengan akhlak, cinta dan pelukan kasih sayang . Inilah sauadar saudaraku penjaga nkri yg sesungguhnya . Tuduhan makar? Sekitar 10jt orang berjarak beberapa meter dari istana, Istana kesayangan kita masih berdiri, rumput aja dijaga apalagi istana kebanggaan . Tuduhan bendera tauhid? Berkibar bersama sangsaka merah putih. persis seperti jaman perjuangan. Simbol Nasionalisme adalh bagian dari keimanan . Tuduhan radikal? Rumputpun masih bersenda gurau dng keluarganya ketika acara ini, tanpa terinjak injak . Tuduhan intoleran? Tak ada ujaran kebencian sedikitpun dr orasi terhadap ketakinan sauadranya yg berbeda . Tuduhan anti NKRI Naikan volume anda dengar lagu apa yg dinyanyikan dng penuh cinta Jikapun saat ini tiba2 ada yg menyerang indonesia. Mereka inilah yang ada paling depan membela tanah airnya, karena yg hadir disini pun ga takut dng dunia . Tinggal disimpulkan sebenernya apa tujuan lain dari fitnah2 itu? gpp kita sih yg damai aja lah y . Krn Ga pernah ada seorang pun atau organisasi apapun yang mampu melakukan hal yg sama dimanapun, krn memang bukan itu alasan mereka berkumpul.mrk hanya rindu ukhuwah bersama saudaranya yg bahkan blum pernah mereka temui . Berlomba bersedekah Berlomba menafkahkan uangnya untuk ummat Berlomba patungan untuk logistik konsumsi, bis, tiket pesawat dll Orang terkaya di indonesia bersatu sekalipun dia keluarkan semua hartanya ga akan mampu menandingi kemampuan ukhuwah ini (8:63) . Ini masalah hati Hanya Allah penggerak hati2 mereka . Barakallah saudaraku Hati aku bersama kalian . #masyaallahtabarakallah #212 . Yuk sabar sm fitnah semua nabipun difitnah krn menyampaikan kebenaran Kali ini fitnah? We nailed it Pasti akan ada fitnah yg lain, siap2 sabar lagi ya

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

Lebih lanjut, Arie menjelaskan bahwa tudingan makar terhadap Presiden Joko Widodo adalah fitnah. Pasalnya, presenter berusia 42 tahun ini mengklaim bahwa ada 10 juta massa yang mengikut reuni 212, namun tak menyerbu Istana Merdeka yang terletak di dekat Monas.

“Tuduhan makar? Sekitar 10jt orang berjarak beberapa meter dari istana, Istana kesayangan kita masih berdiri, rumput aja dijaga apalagi istana kebanggaan. Tuduhan bendera tauhid? Berkibar bersama sangsaka merah putih, persis seperti jaman perjuangan. Simbol Nasionalisme adalh bagian dari keimanan.” ujar Arie.

Baca juga : Bukan Eropa, Ruben Onsu Ajak Keluarganya Ke Dubai Jelang Natal

Selanjutnya, Arie juga membantah tudingan radikal karena para peserta reuni 212 bahkan tak menginjak rumput. Begitu juga dengan tuduhan intoleran dibantah Arie dengan alasan tak ada ujaran kebencian di acara tersebut. Tudingan anti NKRI juga dibantah dengan bukti peserta reuni 212 yang menyanyikan lagu “Indonesia Raya”.

Belum usai, Arie pun menilai bahwa aksi reuni 212 hanya bentuk dari kerinduan umat muslim untuk bertemu saudara-saudara mereka. Arie juga menyampaikan agar masyarakat sabar dalam menghadapi fitnah.

(Png – sisidunia.com)