Home » Sport » Sriwijaya FC Berhasil Bangkit dari Zona Merah Setelah Menang Dari Mitra Kukar

Sriwijaya FC Berhasil Bangkit dari Zona Merah Setelah Menang Dari Mitra Kukar



Palembang – Terus menghantui klub Sriwijaya FC, bayang-bayang degradasi di Liga 1. Namun di bawah asuhan pelatih baru Angel Alfredo Vera, tim Laskar Wong Kito berhasil bangkit dan lepas ancaman zona merah.

Sriwijaya FC Berhasil Bangkit dari Zona Merah Setelah Menang Dari Mitra Kukar

Sriwijaya FC Berhasil Bangkit dari Zona Merah Setelah Menang Dari Mitra Kukar

Membuat Sriwijaya FC bisa bernafas lega, dengan kekalahan Mitra Kukar saat berlaga di Stadion Gelora Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (30/11/2018).

Tuan rumah sukses menaklukkan tim asal Kota Tenggarong tersebutr 3-1. Kekalahan pahit ini membuat Mitra Kukar berada di peringkat 15 klasemen sementara Liga 1 di pekan ke-33.

Alfredo Vera menilai kemenangan Sriwijaya FC tidak lepas dari kontribusi pemain terbaik mereka yaitu Esteban Vizcarra, Alberto Goncalves dan Manuckher Dzhalilov.

“Di babak kedua permainan lebih bagus, apalagi gol ketiga membuat kita lebih tenang,” ujar Alfredo Vera.

Awalnya Vizcarra merobek pertahanan Mitra Kukar di di awal menit ke-21, lalu dilanjutkan Beto di menit 48, dan Dzhalilov pada menit 78.

Jelang penutup babak pertama, Mitra Kukar memperkecil kekalahan dengan gol Mauricio Leal. Namun hingga akhir laga, tim Naga Kukar ini harus mengakui kekuatan Sriwijaya FC.

“Kita juga bisa mendominasi pertandingan dengan menciptakan gol cepat di babak pertama. Kemenangan ini sangat penting,” katanya.

Baca juga : Atas Tamunya Persebaya Surabaya, PSMS Medan Berhasil Menang 4 Gol Tanpa Balas

Kemenangan dari Mitra Kukar membuat Sriwijaya FC mengantongi 39 poin. Namun kemenangan ini belum bisa membuat posisi Sriwijaya FC lepas dari lima posisi terburuk.

Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Perseru Serui, PS Tira dan PSMS Medan, memiliki perbedaan poin yang cukup tinggi.

Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan mengungkapkan, para pemainnya sudah berjuang maksimal untuk mendapatkan poin. Mereka juga sudah mencoba berbagai teknik inisiatif yang tidak terlalu membahayakan.

“Sementara, variasi gerakan pemain Sriwijaya FC cukup tajam. Kita sering kehilangan bola,” katanya.

(Png – sisidunia.com)