Home » News » Sabu Seberat 2,5 Kg Disita Polisi Sari 3 Pengedar

Sabu Seberat 2,5 Kg Disita Polisi Sari 3 Pengedar



Tangsel – Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil merampas narkoba jenis sabu seberat 2,5 kilogram dari 3 pengedar. Tak hanya sabu, jenis narkoba lain yang diamankan adalah 94 butir ekstasi, dan 93 butir Happy Five (H5).

Sabu Seberat 2,5 Kg Disita Polisi Sari 3 Pengedar

Ilustrasi

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan memaparkan, dari pengungkapan yang dilakukan selama beberapa minggu terakhir, petugas berhasil mengendus jejak ketiga pengedar. Mereka adalah, SB alias Epul (38), AW alias Gogo (44), dan SW alias Penyom (28).

Baca juga : Seorang Remaja Bakar Diri Dihalaman Belakang SD Tangerang

Dikendalikan Napi, Sindikat Ini Selundupkan 50 Kg Sabu dan 43 Ribu Pil Ekstasi ke Jakarta
“Sabu siap edar ini di dapat dari luar negeri,” kata Ferdy kepada wartawan di Mapolres Tangsel, Kamis (29/11/2018).

Pelaku SB dibekuk di kediamannya di daerah Kampung Ciheulang, Dago, Parung Panjang, Bogor, Jumat 9 November 2018. Barang Bukti (BB) yang disita adalah sabu seberat 136, 75 gram. Berikutnya, pelaku AW diamankan polisi di Jalan Palbatu 5, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 22 November 2019. BB-nya berupa sabu seberat 1600, 38 gram.

Lalu terakhir pelaku SW, dia dibekuk di kontrakannya, Jalan Suka Bakti II, Serua, Ciputat, Kota Tangsel, pada 5 September 2018 dengan BB Sabu 801 gram, ekstasi 94 butir dan H5 sebanyak 93 butir. Para pengedar memasarkan barang haram itu ke sejumlah pembeli di wilayah Kota Tangsel.

“Tersangka mengaku baru satu tahun terakhir memasarkan narkoba ini. Untuk mengelabui petugas, tersangka memasukkan barang bukti ke dalam bungkus teh sebelum dimasukan ke dalam koper. Kualitas sabu ini adalah nomor 1 yang didapat dari luar negeri,” imbuh Ferdy.

Dilokasi yang sama, Kasatnarkoba Polres Tangsel, AKP Kresno Wisnu Putranto, mengungkapkan, operasi yang dilakukannya masih dalam tahap pengembangan. Namun dia enggan menyebutkan, apakah modus menggunakan bungkus teh yang dilakukan pelaku masuk dalam jaringan yang sama atau berbeda.

“Tersangka SW adalah target operasi lama. Ini masih pengembangan,” ujarnya.

Jika nilai BB narkoba itu dirupiahkan, maka sabu seberat 2,538 gram (2,5 kilo) itu setara dengan harga Rp3,8 miliar, lalu 94 butir ekstasi setara dengan nilai Rp47 juta, dan 93 butir H5 seharga Rp46,5 juta.

Ketiga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan maksimal hukuman mati, serta denda maksimal Rp10 miliar.

(Png – sisidunia.com)