Home » News » 440 Rumah Warga Sidoarjo Rusak Akibat Angi Puting Beliung

440 Rumah Warga Sidoarjo Rusak Akibat Angi Puting Beliung



Sidoarjo – Angin puting beliung telah merusak lebih dari 440 rumah warga di Kabupaten Sidoarjo pada hari Senin (19/11/2018) sore. Namun, ini baru data sementara dari salah satu kecamatan yang terkena puting beliung.

440 Rumah Warga Sidoarjo Rusak Akibat Angi Puting Beliung

Rumah rusak akibat puting beliung

Dari informasi yang diperoleh, puting beliung sebenarnya mengakibatkan kerusakan di dua kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, yakni Kecamatan Balongbendo dan Kecamatan Tulangan.

Baca juga : Inilah Model Boneka Hidup Asal Jepang

Namun dari data BPBD Sidoarjo, 372 rumah rusak berada di Desa Kajeksan, 22 rumah di Desa Kepunten, 26 rumah di Desa Kemantren, 11 rumah di Grinting, 8 rumah di Grabagan, 7 rumah di Singopadu, dan 1 rumah di Kepadangan adalah yang tercatat berada di wilayah Kecamatan Tulangan.

Sedangkan jumlah rumah warganya yang rusak karena puting beliung di Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo belum terdata.

“Untuk rumah yang rusak akibat puting beliung di Desa Wonokupang Balongbendo, belum mendapatkan data yang akurat,” kata Kepala BPBD Sidoarjo, Dwijo Prawito, saat dihubungi, Selasa (20/11/2018).

Dwijo mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pendataan agar kerusakan-kerusakan tersebut warga dapat segera ditindaklanjuti. Sedangkan warga yang rumahnya telah terdata seperti di Kecamatan Tulangan, pihaknya telah memberikan bantuan darurat.

“Untuk korban puting beliung di Tulangan, untuk sementara sejak kemarin malam kami sudah memberikan bantuan terpal sebanyak 70 terpal,” ungkap Dwijo.

Salah satu warga Desa Kajeksan, Fadilla (34) mengaku puting beliung yang merusak rumahnya terjadi begitu cepat.

“Kejadiannya sangat cepat, mas. Tidak ada tanda-tanda itu mendung gelap atau hujan deras. Hujannya hanya rintik-rintik,” kata Fadilla.

Fadilla menambahkan, ia telah mendapatkan bantuan sebuah terpal berukuran 5×7 meter, namun ia berharap ada bantuan lain dari Pemkab Sidoarjo untuk memperbaiki rumahnya yang rusak.

“Kami sangat mengharapkan bantuan segera diberikan, untuk perbaikan rumah, karena ini merupakan rumah satu-satunya yang kami miliki,” tuturnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Jainul Anfal (46). Warga Desa Kajeksan itu juga meminta agar pihak terkait segera memperbaiki listrik yang padam di desanya akibat puting beliung.

“Listriknya mohon segera diperbaiki agar warga bisa memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung,” tandasnya.

(Png – sisidunia.com)