Home » News » Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi KKN Tak Diberhentikan

Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi KKN Tak Diberhentikan



Yogyakarta – Pemerkosa mahasiswi UGM saat mengikuti program KKN di Maluku, berinisial HS masih berstatus mahasiswa di Fakultas Teknik UGM. Apa alasan pihak kampus tak mencabut status kemahasiswaan atau melakukan DO terhadap pelaku?

Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi KKN Tak Diberhentikan

Gambar ilustrasi

“Dari kajian tim (investigasi) independen begitu (HS belum layak di-DO),” ucap Dekan Fakultas Teknik UGM, Nizam, Rabu (7/11/2018).

Baca juga : Mengejutkan, Pria Ini Pulang Dalam Kondisi Segar Usai Dimakamkan Dua Bulan

Nizam menjelaskan, sebenarnya penanganan kasus pemerkosaan sudah sepenuhnya diambil alih investigasi internal. Tim tersebut beranggotakan civitas akademika Fakultas Teknik, Fakultas Fisipol dan sejumlah psikolog.

Berdasarkan kesimpulan tim investigasi tersebut, status kemahasiswaan HS tidak perlu dicabut. Namun HS harus menjalani sejumlah rekomendasi dari tim, salah satunya mengikuti program konseling.

“Itu kan (rekomendasi tim investigasi) juga untuk masa depan mereka semuanya. Oleh karenanya hukumnya disesuai dengan nilai-nilai keadilan, dan nilai-nilai pendidikan,” ujarnya.

“Sebagai lembaga pendidikan tentu yang kita kedepankan (nilai) pendidikan. Kalau ada yang kurang pas ya dibicarakan dengan suasana yang baik, kekeluargaan, dan melaksanakan pendidikan akademis untuk kepentingan semua pihak,” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, kasus pemerkosaan ini bermula ketika seorang mahasiswi UGM dilaporkan menjadi korban pemerkosaan saat mengikuti KKN di Maluku tahun lalu. Pelaku adalah HS, mahasiswa Fakultas Teknik.

Kasus ini mencuat ke publik setelah Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM memberitakannya. Lewat sebuah artikel berjudul ‘Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan’ Balairung mengkritik keras pihak kampus.

(Png – sisidunia.com)