Home » Hiburan » Cerita Maria Ozawa Saat Diperiksa Petugas Imigrasi Denpasar

Cerita Maria Ozawa Saat Diperiksa Petugas Imigrasi Denpasar



Jakarta – Akibat adanya laporan terkait aktivitasnya di Bali, Maria Ozawa atau yang dikenal Miyabi diperiksa imigrasi Klas I Denpasar. Terkait pemeriksaan dirinya, ia akhirnya buka-bukaan.

View this post on Instagram

I’m sure most of you guys know by now about the horrible experience I had to go through yesterday around 11pm-3am at immigration of Bali, Indonesia. I was attending a birthday party of my good friend Barbie Nouva and as the party was ending , two guys suddenly came up to me and said they wr ppl from the immigration and needed to see my passport and as cheesy as it sounded I had no choice but to show it to them and the next second they just ran off w/o saying anything with my passport …!!! WE ALL PANICKED called up some people..Canceled the party and went straight to the immigration office. …… LONG STORY SHORT the officers told me that someone from the bday party called up the immigration office and told them I’m trying to do something bad or business or whatever and telling all the lies,rumors anything to get me into trouble . Like WTF !!!! And after talking about NONSENSE for 2hrs in the office , they printed out some papers for me to sign.. gave me back my passport, told me over and over how FAMOUS I am in Indonesia and as I was walking out from the office,they asked me to take a selfie with them… Like what!?Seriously ? So did the immigration people make up stories and snoop around ,gathered Information, track me down take my passport ( knowing I will come get it) JUST TO TAKE A SELFIE WITH ME!? This is so wrong in so many ways .. I’m glad I’m well known but this country needs to change, these people are erasing the “good” people out there. Stop harassing me every time I visit Indonesia .. Clearly I need more privacy . Wake up Indonesia I know you guys are better .

A post shared by Maria.Ozawa (@maria.ozawa) on

Hal itu disampaikannya lewat akun Instagram. Miyabi mengatakan dirinya datang ke Bali untuk menghadiri perayaan ulang tahun sahabatnya, Barbie Nouva. Namun tiba-tiba petugas imigrasi datang ke tempat acara dan menanyakan paspornya.

Baca juga :  Ini Yang Penyebab Regina Gugat Cerai Kepada Charly Van Houten

Saya menghadiri pesta ulang tahun teman baik saya, Barbie Nouva dan saat pesta berakhir, tiba-tiba dua orang mendatangi saya dan menanyakan paspor. Saya memberikan lalu kemudian mereka langsung saja pergi membawa paspor saya,” jelas Miyabi, Rabu (7/11/2018).

Berikut curhat Miyabi terkait pemeriksaan dirinya di kantor imigrasi Klas I Denpasar:

“Saya yakin sebagian besar dari Anda sudah tahu tentang pengalaman mengerikan yang harus saya lalui sekitar pukul 23.00 di imigrasi Bali. Saya menghadiri pesta ulang tahun teman baik saya, Barbie Nouva dan saat pesta berakhir, tiba-tiiba dua orang mendatangi saya dan mengatakan mereka perlu melihat paspor saya.

Ini hal yang menggelikan tapi saya tidak punya pilihan untuk menunjukkannya kepada mereka. Mereka lalu kabur tanpa mengatakan apa-apa tentang paspor saya.

KAMI SEMUA PANIK dan memanggil beberapa orang. Kami langsung mengakhiri pesta dan langsung pergi ke kantor imigrasi. Singkat cerita, petugas mengatakan kepada saya bahwa seseorang dari pesta ulangtahun memanggil kantor imigrasi dan mengatakan kepada mereka bahwa saya mencoba melakukan sesuatu yang buruk atau bisnis. Dia menceritakan semua kebohongan, rumor atau apapun untuk menjerumuskan saya ke dalam masalah.

Setelah bicara omong kosong selama dua jam di kantor imigrasi, mereka mencetak beberapa dokumen untuk saya tandatangani. Mereka memberi kembali paspor saya dan mengatakan berulang kali kalau saya terkenal di Indonesia.

Ketika saya berjalan keluar dari kantor, mereka memintaku untuk foto selfie dengan mereka. Begitu pula orang-orang imigrasi mengarang cerita dan mengintai, mengumpulkan Informasi, melacak saya mengambil paspor saya (tahu saya akan datang mendapatkannya) HANYA UNTUK MENGAMBIL SELFIE DENGAN SAYA !?

Ini sangat salah . Saya senang saya terkenal tetapi negara ini perlu diubah, orang-orang ini menghapus orang-orang ‘baik’ di luar sana. Berhenti melecehkan saya setiap kali saya mengunjungi Indonesia .. Jelas saya membutuhkan lebih banyak privasi.

(Png – sisidunia.com)