Home » News » Gadis Ini Hampir Mengalami Kebutaan Karena Lensa Kontak Seram

Gadis Ini Hampir Mengalami Kebutaan Karena Lensa Kontak Seram



Jakarta – Perayaan Halloween kerap dilengkapi menggunakan kostum seram. Oleh karena itu, seorang gadis remaja asal Kanada menggunakan lensa mata untuk membuat penampilannya semakin seram.

Gadis Ini Hampir Mengalami Kebutaan Karena Lensa Kontak Seram

Ilustrasi

Alih-alih kostum Halloween-nya bagus, remaja bernama Emilie ini hampir tak bisa melihat. Sang ibu, Julie Turcotte memperingati orangtua lainnya agar tak mengalami hal seperti putrinya.

Baca juga : Pasangan Ini gagal Bualn Madu di Bali Karena Paspornya Dikunyah Anjing

Julie melaporkan pada media lokal untuk memperingatkan remaja lainnya agar tak mengambil risiko menggunakan lensa kontak hanya untuk alasan kosmetik saja.

“Selama empat hari, kami merasa khawatir karena ia (Emilie) tak bisa melihat apapun setelah menggunakan lensa kontak tersebut untuk perayaan Halloween,” kata Julie, dilansir dari Lad Bible.

Menurut Julie, putrinya yang masih berusia 11 tahun menggunakan lensa kontak itu selama empat jam di sekolah. Kemudian ia melepasnya setelah makan malam.

Saat perayaan Halloween trick-or-treat berlangsung, Emilie menggunakan kembali kontak lensa tersebut. Setelah perayaan usai ia melepasnya untuk tidur.

Hal mengejutkan terjadi setelah gadis remaja itu bangun tidur. Ia bangun dan berteriak matanya terasa seperti terbakar. Saat melihat kondisi putrinya Emilie tekejut bukan main. Mata gadis kecilnya berwarna merah dan berair sampai akhirnya sang ibu melarikannya langsung ke rumah sakit.

Dokter menjelaskan bahwa area kornea Emilie terluka karena mengenakan kontak lensa tersebut. Beruntungnya, tindakan sigap sang ibu memuat kondisi putrinya cepat tertolong.

Usai dilarikan ke rumah sakit, rasa sakit mata yang dialami Emilie semakin berkurang dan perlahan pengelihatannya kembali menjadi lebih baik.

Kendati demikian, dokter menyuruh Emilie untuk menggunakan kacamata hitam selama sebulan untuk membantu memulihkan kornea matanya yang terluka.

(Png – sisidunia.com)