Home » Hiburan » Dono Warkop Ternyata Menjadi Inspirasi Bagi Banyak Orang

Dono Warkop Ternyata Menjadi Inspirasi Bagi Banyak Orang



Jakarta – Nama komedian legendaris ini menjadi perbincangan publik, setelah foto lama Dono `Warkop` beredar luas di media sosial.

Dono Warkop Ternyata Menjadi Inspirasi Bagi Banyak Orang

Dono Warkop

Dono Warkop telah tiada pada 2001 silam. Namun karya dan eksistensinya di industri hiburan Tanah Air tak akan pernah hilang tergerus waktu.

Wajah Dono Warkop yang lucu secara alami membuat penggemar tertawa. Disertai dengan tingkah konyol Dono yang sangat menghibur.

Di balik itu semua, ternyata Dono Warkop merupakan sosok yang jenius. Ia adalah dosen di Universitas Indonesia.

Selain dosen, Dono ternyata penulis novel sastra. Akun Instagram penggemar Warkop DKI, @videowarkopdki, sempat mengulas profil Dono.

Rupanya ada empat novel yang pernah diterbitkan Dono Warkop. Tiga novel diterbitkan semasa Dono Warkop masih hidup, yaitu: Cemara-Cemara Kampus (1988), Bila Satpam Bercinta (1999), dan Dua Batang Ilalang (1999).

Sementara, satu novel lainnya dibuat setelah Dono Warkop meninggal dunia. Novel itu merupakan karya terakhir Dono Warkop, judulnya Senggol Kiri Senggol Kanan (2009).

Dua Batang Ilalang merupakan novel yang dibuat Dono `Warkop` yang laris. Ditulis di sela-sela aktivitasnya menjadi pejuang reformasi ’98, setting dan ide cerita diambil tidak jauh-jauh dari sana.

Ia menciptakan karakter utama sebagai mahasiswa yang ikut turun aksi sehingga dikeluarkan dari kampus. Hal-hal yang ia tulis sebenarnya sangat dekat dengan kondisi sosial yang ada saat itu sehingga sangat mengena ketika dibaca.

Baca juga : Rumah Tangga Delon Berada di Ujung Tanduk

Warganet makin kagum, ketika mengetahui prestasi Dono lainnya. Beberapa dari mereka menyebutkan, Dono benar-benar sosok pelawak yang tak biasa.

“Kagum bgt sm beliau,” komentar nrianjani.

Akun @mulyantobromocorah menyebutkan, “The legend indonesia.”

Ada juga yang justru terbawa perasaan. Mereka merindukan sosok Dono Warkop.

“Kangen sama beliau,” tulis yuliplg871. Pengguna @dwy berkomentar, “sosoknya tak akan tergantikan. Rindu menyaksikan karyanya.”

(Png – sisidunia.com)