Home » Hiburan » Pasangan di Meksiko Ditangkap Karena Dicurigai Membunuh Dan Menjual Organ Korban

Pasangan di Meksiko Ditangkap Karena Dicurigai Membunuh Dan Menjual Organ Korban



Jakarta – Kepolisian Meksiko tengah menyelidiki pasangan yang ditangkap yang diduga mengangkut bagian-bagian tubuh manusia dengan kereta dorong dan diduga terkait dengan setidaknya 10 pembunuhan.

Pasangan di Meksiko Ditangkap Karena Dicurigai Membunuh Dan Menjual Organ Korban

Ilustrasi

Pada pemeriksaan, pria itu dilaporkan mengaku membunuh 20 perempuan di pinggiran Kota Meksiko.

Baca juga : Grup Penyuka Sesama Jenis di Facebook Tersebar di Luar Garut

Penyidik menemukan bagian-bagian tubuh di flat pasangan itu dan juga di properti lain di dekatnya. Anggota dan organ tubuh itu disimpan dalam ember yang dilapisi semen dan dimasukkan dalam lemari es.

Jaksa mengatakan pasangan itu menjual bagian- bagian tubuh itu, namun tidak jelas kepada siapa.

Femisida – pembunuhan terhadap perempuan – adalah hal yang umum di Meksiko dan sering dibiarkan begitu saja. Namun kasus ini begitu mengerikan, sehingga memicu kemarahan dan protes jalanan di Ecatepec, kawasan miskin di pinggiran di Meksiko, yang merupakan lokasi kejadian.

‘Bayi korban dijual’

Para tetangga mengatakan pasangan itu kerap kali terlihat menggunakan kereta dorong, yang ternyata digunakan untuk memindahan bagian-bagian tubuh tersebut.

Pada September lalu, polisi berhasil mencegat dan menggeledah mereka setelah seorang wanita setempat menghilang. Nancy Huitron, 28 tahun, dilaporkan hilang bersama Valentina, bayinya yang berusia dua bulan.

Dalam persidangan, terdakwa yang bernama Juan Carlos, mengaku membunuh Nancy Huitron dan menyebut dua korban lainnya, Arlet Olguín yang berusia 23 tahun dan Evelyn Rojas yang berusia 29 tahun.

Para penyelidik mengatakan Juan Carlos juga mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa korban sebelum membunuh mereka, selain juga menjual barang-barang dan berbagai organ tubuh mereka.

Ketiga korban, semuanya adalah ibu tunggal, menghilang dalam beberapa bulan terakhir.

Nancy Huitron dan bayinya menghilang pada 6 September setelah mengantar dua anak perempuan lainnya ke sekolah.

Ketika dua anak perempuan itu tidak juga dijemput dari sekolah, salah satu tetangga mulai curiga.

Polisi telah menemukan bayi Valentina yang, menurut mereka, dijual oleh pasangan itu. Dia kini diserahkan dalam pengasuhan nenek dari pihak ibu.

Impunitas

Para penyelidik mengatakan bahwa para perempuan itu mengenal Juan Carlos dan rekannya, Patricia, karena mereka membeli pakaian dan makanan dari pasangan itu.

Menurut penyelidik, Patricia menjebak mereka agar masuk ke dalam properti mereka, dengan iming-iming barang dagangan yang lebih bervariasi.

Polisi mengatakan, ketika ditangkap, Juan Carlos bertanya pada petugas apakah dia bisa mandi dan mengenakan jas sebelum diperlihatkan kepada media “karena saya bukan penjahat kotor.”

Di sisi lain, Januari hingga April tahun ini, terdapat 395 orang hilang di Meksiko dan 207 di antaranya perempuan.

Sebagian besar, mereka hilang di daerah-daerah penuh kekerasan yang banyak dikuasai geng-geng kriminal, dan polisi takut untuk masuk.

(Png – sisidunia.com)