Home » Hiburan » Sidang Ujaran Kebencian Ditunda, Kuasa Hukum : Ahmad Dhani Di Luar Kawasan Jakarta

Sidang Ujaran Kebencian Ditunda, Kuasa Hukum : Ahmad Dhani Di Luar Kawasan Jakarta



Jakarta – Kembali ditunda sidang lanjutan kasus ujaran kebencian yang menyeret Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018). Sidang yang seharusnya beragendakan saksi dari Dhani batal digelar lantaran pentolan Dewa 19 itu absen.

Sidang Ujaran Kebencian Ditunda, Kuasa Hukum : Ahmad Dhani Di Luar Kawasan Jakarta

Ahmad Dhani

“Terdakwa sama saksi tidak datang,” ujar Sarwoto, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terkait absennya Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko selaku kuasa hukum mengatakan kliennya kini sedang di luar kawasan Jakarta. Menurut informasi yang didapat Hendarsam, Dhani kembali melakukan kunjungan ke Surabaya.

Baca juga : Unggah Masa Lalu, Ruben Onsu Mendapat Tanggapan Positif Dari Netizen

“Dhani-nya hari ini enggak bisa datang. Ada di Surabaya sih katanya,” jelas dia.

Sementara mengenai maksud kunjungan Ahmad Dhani ke Surabaya, Hendarsam belum bisa memberikan kepastian. Ada kemungkinan, Dhani datang memenuhi panggilan Polda Jawa Timur terkait dugaan penipuan.

“Enggak tahu ya, ada kerjaan sih katanya. Enggak tahu kalau sekalian,” pungkas Hendarsam Marantoko.

Dengan absennya Ahmad Dhani maupun saksi yang akan dihadirkan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang lanjutan kasus ujaran kebencian sang musisi hingga pekan depan.

Diberitakan dari hasil peliputan Okezone sebelumnya, Ahmad Dhani terseret kasus ujaran kebencian usai tiga cuitannya di akun Twitter dipolisikan pada 2017. Kala itu, Dhani dilaporkan Jack Boyd Lapian atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Dia dikenakan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) dan ditetapkan sebagai tersangka pada November 2017.

Ahmad Dhani sendiri sudah membenarkan bahwa dia memang dalang dibalik cuitan tersebut. Namun, Dhani hanya mengakui satu tulisan yang bersumber dari buah pemikirannya.

“Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya,” demikian bunyi tulisan yang dibuat Dhani lewat pemegang aku.

(Png – sisidunia.com)