Home » Gaya Hidup » Mengunyah Permen Karet Menyebabkan Kulit Keriput

Mengunyah Permen Karet Menyebabkan Kulit Keriput



Jakarta – Untuk mengusir kebosanan, mengunyah permen karet menjadi salah satu cara yang efektif. Selain itu, permen karet juga dinilai memiliki banyak fungsi yang mampu membersihkan gigi dan menghilangkan bau pada mulut.

Mengunyah Permen Karet Menyebabkan Kulit Keriput

Ilustrasi

Dilansir dari VT, Sabtu (29/9/2018), dua orang dokter gigi akhirnya mengungkapkan penelitiannya terhadap efek mengonsumsi permen karet bagi manusia. Menurutnya permen karet memiliki efek buruk terutama pada kesehatan kulit manusia.

Baca juga : Gadis Di Jambi Ini Telah Digagahhi Ayah Kandungnya Selama 3 Tahun

Pendiri dan direktur media di White Swan Aesthetics, Dr Imogen Bexfield, mengungkapkan bahwa sedikit rasa segar dari mint dapat menyebabkan kulit keriput, rahang yang tampak lebih pongah dan bisa menggores gigi Anda.

Ia menjelaskan bahan mint bisa bertindak sebagai penjahat yang mampu menyebabkan kerut pada wajah. Hal ini bisa terjadi karena ekspresi wajah berulang yang Anda lakukan saat mengunyah permen karet.

“Ekspresi wajah yang berulang seperti tersenyum, menyipitkan mata atau mengerutkan dahi benar-benar dapat meninggalkan bekas pada kulit Anda. mengonsumsi permen karet secara berlebihan akan berdampak mempertegas garis-garis halus ini terutama pada daerah di sekitar bibir atas yang dapat menyebabkan keriput,” tegas Dr. Bexfield.

Menurut Dr. Bexfield mengunyah permen karet bisa meningkatkan aktivitas otot karena gerakan rahang saat mengunyah. Otot-otot ini akan mengontrol gerakan mengunyah pada setiap sudut rahang.

“Mengunyah permen karet akan meningkatkan aktivitas otot dan menyebabkan garis rahang membengkak. Tampilan persegi pada rahang yang bisa kita lihat, adalah hasil dari otot masseter yang berkembang secara berlebihan. Mereka melekat pada sudut rahang dan mengontrol gerakan mengunyah manusia,” lanjutnya.

Sebelas duabelas dengan pernyataan Dr. Bexfield, Dr. Uchenna Okoye yang merupakan dokter gigi kosmetik menyatakan bahwa seseorang hanya boleh mengunyah permen karet tidak lebih dari 10 menit untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Permen karet bagus untuk menetralisir efek asam dan gula dengan merangsang air liur. Namun, ini hanya selama Anda mengunyah rasa permen karet, yakni sekira 10 menit sebelum membuangnya. Jika hal ini dilakukan dengan waktu yang lebih lama, maka hal tersebut akan menyebabkan retakan mikro. Gigi Anda akan semakin memendek dan membuat penampilan seseorang terlihat lebih tua,” terang Dr. Uchenna.

Menurut American Academy of Dermatology (ADD) menjelaskan bukan hanya permen karet yang bisa menyebabkan kerutan, posisi tidur juga dapat menyebabkan garis tidur. Kerutan akan terukir di permukaan kulit yang tidak memudar begitu Anda bangun.

Tidur dengan menumpangkan sisi tubuh Anda dapat meningkatkan keriput di pipi dan dagu. Sementara tidur dengan posisi tengkurap dapat mengerutkan alis.

“Tidur dengan menghadap ke berbagai sisi akan membuat kerutan lebih dalam pada sisi wajah mereka sehingga mereka secara alami mengalami lipatan vertikal di bawah pipi dan dagu mereka,” kata Dr. Joel Schlessinger, seorang dokter kulit bersertifikat dan kontributor RealSelf.

(Png – sisidunia.com)