Home » News » Kisah Seorang Bayi Yang Ditinggalkan Di Depan Pintu Panti

Kisah Seorang Bayi Yang Ditinggalkan Di Depan Pintu Panti



akarta – Budi Iriani bangun dari tidurnya saat bel rumahnya tiba-tiba berbunyi, Jumat (21/9/2018). Padahal waktu menunjukan pukul 01.00 WIB. Suasana Jalan Wahyu Nomor 10, RT 01/05, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, malam itu cukup sepi.

Kisah Seorang Bayi Yang Ditinggalkan Di Depan Pintu Panti

Ilustrasi

Budi yang baru saja terlelap beranjak dari kasurnya. Dia kemudian berupaya mencari tahu siapa gerangan yang bertamu malam itu.

Baca juga : 13 Tahanan Yang Kabur Masih Dalam Pengejaran

“Dia melihat dari jendela rumah dan tidak ada orang. Namun pada kursi teras rumah terdapat bungkusan tas kain warna hijau dan terlihat ada bayi di dalamnya,” ujar Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Sutikno, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (22/9/2018).

Budi lalu mengabarkan kepada suaminya, Ali Nurdin, terkait temuan tersebut.

“Setelah dicek pada tas kain tersebut ternyata benar terdapat bayi perempuan. Bayi itu dalam kondisi hidup mengenakan pakaian bayi warna putih dilapisi kain bedong dan selimut warna merah,” ujar Sutikno.

Ali, Budi, dan warga sekitar lantas tidak tinggal diam. Mereka melaporkan temuan bayi tersebut ke Polsek Cilandak. Polisi dan Puskesmas kemudian berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Cilandak untuk perawatan lebih lanjut bayi malang tersebut.

Karena bayi ditemukan dalam kondisi sehat, petugas segera merujuknya ke panti balita di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, panti itu berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta.

“Bayi tersebut akan mendapatkan perawatan dan pemenuhan kebutuhan dasar. Sehingga ia dapat tumbuh kembang dan tidak telantar di jalanan,” kata Sutikno.

(Png – sisidunia.com)