Home » News » Polwan Polda Jatim Lakukan Pungli Kepada Calon Bintara Kepolisian

Polwan Polda Jatim Lakukan Pungli Kepada Calon Bintara Kepolisian



Jakarta – Dalam proses perekrutan, Oknum polisi wanita (polwan) berinisial S yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp450 juta terhadap calon bintara kepolisian. Uang dari modus penipuan itu digunakan S untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Polwan Polda Jatim Lakukan Pungli Kepada Calon Bintara Kepolisian

Ilustrasi

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, polwan S memanfaatkan proses perekrutan anggota Polri guna mendapatkan keuntungan pribadi.

Baca juga : Pasutri di Riau Ditemukan Tewas di Dalam Rumahnya

“Masih didalami, yang jelas sampai hari ini pengakuan masih dia sendiri. Uangnya sudah habis untuk keperluan pribadi. Dia mencari keuntungan dari peristiwa itu, dari kegiatan itu,” kata Dedi di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Sementara itu, lanjut Dedi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan internal Polri, pelaku mengaku baru satu kali melakukan penipuan terhadap para calon bintara tersebut. “Hasil pemeriksaan sampai saat ini satu kali (melakukan penipuan terkait perekrutan polisi),” ujarnya.

Menurut Dedi, pihaknya akan melakukan proses sidang kode etik terhadap oknum polwan tersebut. Nantinya dari hasil sidang itu, S akan dijatuhkan hukuman sesuai kesalahan yang dilakukan.

“Sidang kode etik dapat PTDH anggota yang terbukti dinyatakan bersalah dan dapat dipidanakan,” tegas Dedi.

Dalam perkara ini, modus yang dilancarkan pelaku adalah menjanjikan kepada korban bisa meloloskan dalam perekrutan bintara tersebut asalkan bersedia membayar sejumlah uang. Kemudian keluarga korban mengirim uang sebesar Rp450 juta.

Namun kenyataannya, korban tidak lolos dalam seleksi bintara polisi itu. Pihak keluarga meminta pertanggungjawaban dari oknum polwan ini agar mengembalikan uang ratusan juta yang telah ditransfer.

(Png – sisidunia.com)