Home » News » Viral, Guru Pukul Siswa Karena Ribut Saat Adzan

Viral, Guru Pukul Siswa Karena Ribut Saat Adzan



Jakarta – Belakangan ini, kekerasan guru yang dilakukan terhadap muridnya kian marak terjadi. Bahkan aksi tak pantas itu kerap beredar di media sosial.

Viral, Guru Pukul Siswa Karena Ribut Saat Adzan

Guru Pukul Siswa Karena Ribut Saat Adzan

Seperti halnya yang terjadi belum lama ini. Seorang guru memukul siswanya berulang kali karena larangannya untuk tidak ribut tidak dihiraukan.

Baca juga : Konvoi Mobil Mewah Dituding Halangi Ambulans, Polres Malang Berikan Penjelasan

Peristiwa ini sendiri menjadi perbincangan setelah diunggah oleh akun @makassar_iinfo pada Minggu (16/9/2018) kemarin.

Kejadian ini sendiri terjadi pada Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 09.00. Pihak sekolah SMAN 1 Lemito sedang melaksanakan pemilihan Ketua Osis.

Dan disaat yang bersamaan tujuh orang siswa sedang bermain di halaman yang tidak jauh dari tenda yang menjadi tempat pelaksanaan pemilihan Ketua Osis.

Dalam keseruan permainan yang dilakukan oleh ketujuh siswa itu sambil bersuara keras, seorang guru bernama Arwin Musa, menegur mereka karena suara keras yang ditimbulkan dianggap mengganggu jalannya kegiatan yang sedang berlangsung di jam 12.00 siang itu.

Kegiatan pemilihan Ketua Osis pun dihentikan sementara lantaran telah memasuki waktu shalat Dzuhur.

Pada saat adzan sedang dikumandangkan, ketujuh siswa itu bukannya berhenti bermain tapi malah mengulanginya lagi sambil bersuara keras.

Mendengar hal itu, Pak Arwin pun keluar dari tenda dan langsung melakukan tindakan pemukulan dengan cara menampar para siswa.

Saat itu sang guru melakukan tindakan tersebut dihadapan siswa/siswi lainnya yang berada di lingkungan sekolah.

Saat dikonfirmasi, Pak Arwin mengaku kalau dirinya melakukan tindakan itu karena ketujuh siswa tersebut sudah berulangkali ditegur karena mereka teriak-teriak saat adzan Dzuhur dikumandangkan.

Sementara menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Lemito, ibu Hapsa Ibrahim, S.Pd, terkait masalah ini ia sebagai kepala sekolah akan mengambil tindakan.

Diantara tindakan yang akan dilakukannya adalah akan melakukan pertemuan bersama seluruh guru SMAN 1 Lemito.

Tak hanya itu, ia juga menyebut akan mengadakan rapat yang melibatkan orang tau siswa/siswi sekolah tersebut.

Melihat hal tersebut, ada netizen yang menyalahkan tindakan sang guru, namun tak sedikit pula yang menyalahkan ketujuh siswa tersebut.

and1_liem, “Saya sangat setuju tindakan mendidik anak. Apa lagi kalau guru yg bersangkutan sudah menegur sampai berulang kali, kalo gak gitu next generation akan bertambah hancur”

ayuintan21, “Boleh sih mukul tp jgn sgtunnya kan d lht kyk gmna jga”

bambangu22, “Tidak harus memakai kekerasan utk memecahkan masalah, mangkya pakai otak tu, mikir! Masalah di selesaikan dgn solusi bukan dgn cara diselesaikan dgn masalah baru.”

(Png – sisidunia.com)