Home » News » Spesialis Pencuri Tabung LPG 3Kg Dihakimi Warga Sebelum Ditangkap Polisi

Spesialis Pencuri Tabung LPG 3Kg Dihakimi Warga Sebelum Ditangkap Polisi



Makassar – Resmob Polsek Panakukang Makassar membekuk seorang pelaku pencurian disertai pemberatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam aksinya, Sudirman (26) dikenal sebagai pelaku spesialis pencurian tabung gas.

Spesialis Pencuri Tabung LPG 3Kg Dihakimi Warga Sebelum Ditangkap Polisi

Ilustrasi

“Anggota kami mengamankan satu orang yang diduga pelaku pencurian di Jalan Urip Sumahardjo dan Borong, Makassar, bersama barang bukti empat buah tabung gas 3 kg,” ujar Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap kepada waratawan, Senin (10/9/2018).

Baca juga : Gempa 4,8 SR Guncang Pesisir Lampung

Tertangkapnya mereka saat anggota polisi yang tengah menggelar patroli wilayah, mendapati informasi, pelaku diamuk massa usai melakukan pencurian tabung gas 3 kg di Jalan Barawaja, Makassar.

Setelah diinterogasi, pelaku diketahui tidak sendiri dalam melakukan aksi pencuriannya. Dia dibantu oleh seorang rekannya yang berhasil melarikan diri, saat aksi mereka dipergok oleh warga di lokasi.

“Anggota melakukan pengembangan ke rumah rekan pelaku yang berhasil melarikan diri berinisial IL, namun dia sudah tidak berada di rumahnya,” lanjut Ananda.

Selain membekuk pelaku pencurian, polisi juga mengamankan seorang penadah, tabung gas melon hasil curian, Abu Naim (71), di Jalan Batua Raya, Makassar.

Aksi pencurian ini diketahui bukan kali pertama dilakukan oleh pelaku. Bersama rekannya, mereka telah kerap melakukan pencurian tabung gas 3 kg di wilayah Kota Makassar, dengan modus memanjati pagar di kawasan perumahan maupun pertokoan.

“Mereka memanjat pagar rumah korban serta pelaku juga mengakui sudah beberapa kali melakukan aksinya tersebut di beberapa wilayah di Makassar dengan mengambil tabung gas milik korbannya di dalam rumah maupun ruko,” sebut Kompol Ananada Harahap.

Kemudian, pelaku dan penadah tabung gas melon tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Panakukang Makassar, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

(Png – sisidunia.com)