Home » News » Banyak yang Mencuri Besi Pembatas Jalan di Lokasi Kecelakaan Bus Maut

Banyak yang Mencuri Besi Pembatas Jalan di Lokasi Kecelakaan Bus Maut



Jakarta – Besi pembatas jalan di lokasi kecelakaan maut di Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, banyak yang dicuri. Oleh sebab itu, tidak ada satupun besi pembatas jalan di kawasan tersebut.

Banyak yang Mencuri Besi Pembatas Jalan di Lokasi Kecelakaan Bus Maut

Ilustrasi

“Saya meninjau langsung di lokasi kejadian di Desa/Kecamatan Cikidang ternyata di daerah itu tidak ada sama sekali besi pembatas jalan atau guardrill dengan jurang,” kata anggota Komisi IV DPRD Jabar Abdul Muis di lokasi kecelakaan maut, Minggu (9/9/2018).

Baca juga : Tersangka Kecelakaan Bus Maut di Sukabumi Masih Belum Ditentukan

Menurut dia, setelah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi dan Jabar, ternyata banyak besi yang dicuri.

Kondisi ini sangat memprihatinkan karena pembatas jalan berguna untuk mengurangi dampak dan meminimalisasi korban saat terjadi kecelakaan. Apalagi di Jalan Alternatif Cikidang Palabuhanratu, medannya berkelok, curam, banyak tikungan dan rawan kecelakaan.

Seperti kasus kecelakaan maut yang menimpa karyawan PT Catur Putra Grup Bogor ini, saat berada di tikungan “letter S” minibus tersebut lepas kendali dan terjun ke dalam jurang sekitar 30 meter.

Jika ada pembatas jalan, lanjut dia, korban kemungkinan bisa diminimalkan.

Antara melansir, kiri dan kanan jalan menuju objek wisata arung jeram dan Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini banyak jurang.

Belum lagi rambu dan plang imbauan untuk pengendara yang jumlahnya bisa dihitung jari. Bahkan tidak ada lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi ini, sehingga pada malam hari, jalan tersebut gelap gulita.

“Dengan temuan ini akan kami bahas di legislatif khususnya Komisi IV DPRD Jabar dengan Pemprov Jabar agar jalan milik provinsi ini dan merupakan jalan wisata lebih diperhatikan lagi demi keselamatan,” ujar Abdul Muis.

Dia berharap, dengan dilantiknya Gubernur Jabar yang baru Ridwan Kamil, ada perubahan untuk jalan wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Apalagi daerah ini sudah diakui dunia terkait keberadaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Sudah seharusnya, ada banyak pos polisi atau dishub. Lokasi ini juga harus dilengkapi dengan check point. Agar kendaraan yang dilarang melewati jalur ini tidak nekat masuk dan tentunya menghindari kecelakaan lalu lintas.

(Png – sisidunia.com)