Home » News » Inilah Yang Membuat Guru di Magetan Tampar Siswanya Pakai Sepatu

Inilah Yang Membuat Guru di Magetan Tampar Siswanya Pakai Sepatu



Jakarta – Selain terjadi dalam hubungan rumah tangga atau di kalangan orang dewasa saja, kasus kekerasan juga terjadi di kalangan anak-anak, termasuk para siswa.

Inilah Yang Membuat Guru di Magetan Tampar Siswanya Pakai Sepatu

Guru tampar muris pakai sepatu

Belum lama ini, beredar sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap muridnya di media sosial.

Baca juga : Viral, Durasi Hijau Lampu Lalu Lintas di Semarang Ini Bikin Pengendara Kesal

Dalam video unggahan akun @undercover.id itu tampak seorang siswa laki-laki yang sedang berdiri di depan kelas bersama seorang guru wanita.

Siswa itu tampak dimarahi oleh guru tersebut. Selang beberapa lama guru itu memukul tubuh siswa tersebut dengan menggunakan sepatu.

Sang guru kemudian tampak kembali memarahi siswa itu dan menampar pipinya dengan menggunakan sepatu sebanyak dua kali.

Diketahui, kejadian ini terjadi di SMPN 2 Magetan. Guru tersebut memarahi siswanya karena ia adzan di kelas.

Kepala Sekolah SMPN 2 Magetan mengakui kalau video itu memang terjadi di sekolahnya. Akan tetapi pihaknya baru mengetahui dan akan segera melakukan kroscek dengan memanggil guru dan siswa tersebut.

Selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Magetan, Nursalim mengatakan kalau tindakan guru itu sangat keterlaluan. Pihaknya pun menyebut akan segera melakukan penyelesaian terkait kasus tersebut.

Ia juga  mengatakan kejadian itu agar jadi pembelajaran bagi para guru untuk tidak berbuat kekerasan terhadap muridnya. Video itu pun kemudian menjadi viral hingga telah ditonton ribuan kali dan mendapat beragam komentar dari netizen.

agungredigue82, “tp gk gtu jg x bu..ampe nampar² sgala😨blm tntu bpk/ibu’y tuh anak trima..”

ris9591, “Ini guru apa preman ya…nama x anak2 ,klo g ada guru x yo pasti ramai,tp ya d tegur scr halus,pk dong etika,bkn d hajar kyk maling gt,tlg dong bpk sklh ..guru kayak gt perlu d ksh penataran,kyk g pernah jd anak aja”

balweelfaqih, “Siswa salah, guru juga salah. Sesalah apapun siswa, gaboleh main tangan. Jangan bandingkan sama pengalaman dulu yg guru lebih galak, itu jaman dulu. Sekarang pendidikan sedag berkembang, jangan ditarik lagi mundur ke belakang.”

arief.rh2016, “Gw berharap emaknya nih anak gamparin balik nih betina…marah sih marah gak digamparin berulang2 juga kali…anak loe blom tentu lu gampar klo marah…”

(Png – sisidunia.com)