Home » Hiburan » Masa Kecil Jadi Pemulung, Rossa Terharu Melihat Perjuangan Atlet Sepak Takraw Ini

Masa Kecil Jadi Pemulung, Rossa Terharu Melihat Perjuangan Atlet Sepak Takraw Ini



Jakarta – Menguak kisah haru para atlet Indonesia, ketika berlangsungnya Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Di antaranya, dua tokoh yang diunggah Rossa di akun Instagram, Senin (27/8/2018).

Masa Kecil Jadi Pemulung, Rossa Terharu Melihat Perjuangan Atlet Sepak Takraw Ini

Rossa

Rossa memperlihatkan dua foto kolase si kembar Lena-Leni. Foto pertama memperlihatkan pekerjaan Lena-Leni saat kecil, dan kedua ketika keduanya besar.

Foto yang diambil dari Instagram @titiksoeharto ini membuat Rossa semangat untuk melakukan aktivitasnya.

“SEMANGAT PAGI

Man Jadda wajada.Nama mereka adalah Lena dan Leni. Proses perjuangan mereka amat menggetarkan. Lahir dari keluarga miskin. Ayahnya hanya buruh tani. .Sejak kecil mrka memulung demi menyambung hidup,” terang Rossa sebagai pembuka kisah pesepak takraw asal Indramayu ini.

Perjuangan Lena dan Leni untuk bisa menikmati sekolah tidaklah mudah, lantaran mereka tak mampu untuk bisa mengecap pendidikan karena biaya mahal.

Untuk itu, mereka mendapat tawaran untuk sekolah gratis asalkan berprestasi di cabang olahraga sepak takraw.

“Mrka mulai mengenal sepak takraw sejak SMA. Alasannya sederhana : jika mrka mau latihan sepak takraw dan berprestasi, maka sekolahnya akan digratisin. Mrka milih sekolah yg bisa gratis sebab mrka tak sanggup jika sekolahnya harus bayar. Ortu mrka tak sanggup biayai. Untk membeli sepatu buat latihan sepak takraw mrka nyari uang sendiri. Misal ikut bantu nyuci baju2 tetangganya yg berada dan jg dg memulung,” lanjut pelantun “Tegar” ini.

SEMANGAT PAGI Man Jadda wajada . Nama mereka adalah Lena dan Leni. Proses perjuangan mereka amat menggetarkan. Lahir dari keluarga kurang mampu dan Ayahnya seorang buruh tani. . Sejak kecil mrka memulung demi menyambung hidup. Mrka mulai mengenal sepak takraw sejak SMA. Alasannya sederhana : jika mrka mau latihan sepak takraw dan berprestasi, maka sekolahnya akan digratisin. . Mrka milih sekolah yg bisa gratis sebab mrka tak sanggup jika sekolahnya harus bayar. Ortu mrka tak sanggup biayai. Untk membeli sepatu buat latihan sepak takraw mrka nyari uang sendiri. Misal ikut bantu nyuci baju2 tetangganya yg berada dan jg dg memulung. . Perjuangan yg tak mudah namun tetap harus dijalani demi masa depan yg lbh baik. Krn giat berlatih, mrka pelan2 bisa menuai prestasi sepak takraw. Mulai dari level Porda, PON, Sea Games hingga level Asian Games. . Pd Asian Games 4 tahun lalu di Incheon Korea, mrka meraih perunggu. Mrka akan ikut bertanding lagi di Asian Games 2018 sekarang ini. Berkat prestasi sepak takraw, mrka pelan2 bisa mengumpulkan tabungan untk membiayai orang tua mrka naik haji. . Berkat doa orang tua juga kami bisa spt ini, ujar mrka saat mau melepas orang tua mrka naik haji. Ada nada haru dan bahagia di wajah mereka saat itu. . Lahir dan besar dari keluarga kurang mampu. Dipaksa kerja nyari uang sendiri dg memulung sejak remaja. Lalu gigih berlatih sepak takraw agar bisa gratis sekolah. Dan hari2 ini mrka jadi wakil untk mengharumkan nama bangsanya. . From zero to hero. #AsianGames . . Manjadda Wa Jadda. Siapa yg bersungguh2 dia pasti akan berhasil. (Copas)

A post shared by Rossa (@itsrossa910) on

Baca juga : Absen di Sidang Cerai, Delon Sibuk Syuting

Unggahan Rossa ini membuat para penggemarnya terharu. Mereka pun mengakui kisah hidup Lena dan Leni ini menginspirasi banyak orang.

“Sya Nangis baca nya teh luar biasa,” tulis akun @phychua.

“Dd tmn sperjuang dd ditakraw.. Jd terharu sedih bangga baca crt perjuangan mereka,” lanjut akun @umizhafira.

“Duuuuh….jadi mewek bacanya….langsung merasa perjuanganku blom ada apa2ny dr mrk. Go girls….so proud of you,” timpal akun @yaya.majid.

(Png – sisidunia.com)