Home » News » Astaga, Seorang Pengasuh Bayi Masukkan Balita Ke Dalam Mesin Cuci

Astaga, Seorang Pengasuh Bayi Masukkan Balita Ke Dalam Mesin Cuci



Jakarta – Beberapa orang tua memilih jasa babbysitter untuk membantu mengurus anak-anak mereka agar tidak mengganggu pekerjaan mereka. Kendati demikian, tugas seorang pengasuh hanyalah membantu bukan untuk mengurus anak sepenuhnya.

Astaga, Seorang Pengasuh Bayi Masukkan Balita Ke Dalam Mesin Cuci

Astaga, Seorang Pengasuh Bayi Masukkan Balita Ke Dalam Mesin Cuci

Tak hanya itu, jangan pula terlalu percaya dengan babbysitter, karena sudah banyak kejadian mengerikan akibat ulah pengasuh anak, seperti halnya yang terjadi belum lama ini.

Baca juga : Cucu Konglomerat Ditangkap Polisi Saat Isap Kokain di Toiler Sebuah Restoran

Seorang balita terlihat ketakutan berada di dalam mesin cuci yang ditutup oleh pengasuhnya. Kemudian sang pengasug merekam anak kecil yang mulai menangis itu.

Video dari insiden itu menunjukkan seorang anak kecil, yang berusia kurang lebih 2 tahun menekan tangannya ke kaca mesin cuci dan mencoba membukanya. Ia terlihat menangis dan meronta-ronta ingin keluar dari mesin pencuci baju yang pintunya tertutup itu.

Penyelidikan polisi mengatakan kalau mereka juga menemukan sebuah foto di media sosial di mana anak tersebut juga dipaksa merokok.

Dalam video itu, ada suara seorang pria yang tertawa ketika bocah laki-laki tersebut menangis. Ibu dari balita tersebut meninggalkan sang anak bersama seorang teman ketika ia mengantarkan ayah pria itu bekerja di kota Radom, Polandia.

Polisi mengatakan bocah tersebut tidak terluka, tapi mereka memulai penyelidikan terkait dengan pelecehan anak. Layanan sosial juga terlibat dalam hal ini.

Foto sang balita dengan sebatang rokok ditemukan oleh polisi di halaman media sosial ibunya. Akan tetapi sang ibu membantah ada hubungannya dengan unggahan itu. Dia mengklaim meninggalkan ponsel miliknya di rumah saat bekerja.

Video sang bocah dalam mesin cuci itu diunggah di media sosial oleh seorang pria berusia 19 tahun bernama Mateusz S, yang kemudian ditangkap oleh polisi.

Pria tersebut kemudian dibebaskan tanpa dakwaan. Orang kedua, Adam B berusia 18 tahun, yang merawat balita itu pada saat insiden terjadi juga ditangkap.

Jaksa penuntut mengatakan kalau Adam B dan Tomasz K (22), ayah anak dari anak itu, dapat menghadapi tuduhan pelecehan anak.

Mirostaw Wachnik, jaksa distrik di Radom, mengatakan kalau mereka terbukti bersalah atas pelecehan anak, mereka akan menghadapi hukuman selama 10 tahun penjara.

(Png – sisidunia.com)