Home » Gaya Hidup » Jangan Sering Makan Makanan Pedas, Berikut Dampaknya

Jangan Sering Makan Makanan Pedas, Berikut Dampaknya



Jakarta – Bibir merah dan berkeringat merupakan sensasi yang dirasakan saat atau usai menkonsumsi makanan pedas. Mulut terkadang juga jadi terasa terbakar saat makanan yang kita makan terlalu pedas. Senyawa utama yang membuat cabai terasa pedas yakni Fitonutrien yang disebut juga capsacin.

Jangan Sering Makan Makanan Pedas, Berikut Dampaknya

Ilustrasi

Mitos menyebutkan bahwa cabai akan membuat kerusakan pada lidah dan kerongkongan. Saat memakan cabai, otak menerima sinyal yang dapat juga membuat sakit perut, mual bahkan muntah.

Baca juga : Tanda-tanda Depresi Setelah Lulus Kuliah, Berikut 5 Tandanya

“Jika muntah terjadi, asam yang muncul dari perut dapat mengiritasi esafagus,” jelas Wendy Bazilian, DrPH, ahli gizi yang juga penulis Eat Clean, Stay Lean.

Lubang kerongkongan seseorang terbakar usai mengkonsumsi makanan pedas pada Oktober 2016. Kemungkinan reaksi lain makan cabai pedas termasuk mati rasa dan kesulitan bernapas.

“Ketika kita mengonsumsi hal-hal yang tidak baik bagi kita dalam jumlah yang tidak masuk akal, kemungkinan menghasilkan yang merugikan dan ketidaknyamanan yang sangat nyata,” tutup Bazilian.

Namun, mengkonsumsi cabai atau makanan pedas juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Capsaicin yang terkandung dalam cabai membantu membuat badan langsing karena dapat menahan nafsu makan dan meningkatkan kemampuan pembakaran kalori pada tubuh. Terbukti, cabai rawit terbukti membantu membersihkan sinus, meringankan rasa sakit, dan mengekang pertumbuhan bakteri.

(Png – sisidunia.com)