Home » Hiburan » Ahok Tulis Surat Untuk Anak Sammy Simorangkir yang Belum Lahir

Ahok Tulis Surat Untuk Anak Sammy Simorangkir yang Belum Lahir



Jakarta – Tidak lama lagi Sammy Simorangkir dan Viviane akan menyambut kelahiran calon anak pertama mereka. Sayangnya, hingga kini belum diketahui berapa usia kandungan Viviane.

Ahok Tulis Surat Untuk Anak Sammy Simorangkir yang Belum Lahir

Sammy Simorangkir dan Istrinua

Si calon anak sudah bisa membuat kedua orangtuanya bangga, meski belum lahir. Bagaimana tidak, Minggu (12/8/2018) kemarin, Sammy Simorangkir dan Viviane mendapat secarik surat dari mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok menuliskan ucapan manis untuk calon anak Sammy Simorangkir dan Viviane yang masih dalam kandungan itu, dari balik sel Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Seperti diperlihatkan Sammy di Instagram pribadinya.

“Untuk anak Sammy & Vivi. Selalu patuhi dan hormati kedua orangtuamu. Memulai harimu sendirian dengan Tuhan adalah kunci sukses. Semoga Tuhan memberimu berkah dan kedamaian,” tulis Ahok.

Terima kasih pak AHOK @basukibtp … we love u …. ☺️??

A post shared by Sammy Simorangkir (@sammysimorangkir) on

Menariknya, surat tersebut ditulis tangan dan ditanda tangani sendiri oleh Ahok. “Terima kasih pak AHOK @basukibtp … we love u ….” ucap mantan vokalis Kerispatih itu di kolom keterangan.

Seperti diketahui, Ahok setahun belakangan ini mendekam di tahanan terkait kasus dugaan penistaan agama. Kasus ini bermula dari sebuah video yang menampilkan pidato sambutan Ahok di Pulau Pramuka pada 27 September 2016 lalu.

Pernyataan Ahok yang menyinggung Surat Al Maidah itu kemudian menjadi polemik. Beberapa orang melaporkan Ahok ke polisi atas dugaan penistaan agama.

Baca juga :  Deddy Corbuzier Bersedia Tau Mau Dibayar Jika Main Sulap Lagi

Kasus itu juga sempat memicu demonstrasi besar menuntut penegakan hukum yang segera. Aksi paling masif terjadi pada 2 Desember 2016

Status Ahok lantas naik menjadi tersangka. Majelis Hakim yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto memvonis Ahok dua tahun penjara, Selasa, 9 Mei 2017.

(Png – sisidunia.com)