Home » News » Polisi Menangkap 2 Pelaku Tawuran Suporter dan Warga

Polisi Menangkap 2 Pelaku Tawuran Suporter dan Warga



Jakarta – Dua orang pelaku bentrokan antara suporter dengan warga yang menewaskan satu orang akhirnya ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Timur. Bentrokan itu terjadi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/8/2018) kemarin.

Polisi Menangkap 2 Pelaku Tawuran Suporter dan Warga

Ilustrasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku yang ditangkap akibat bentrokan tersebut masih berusia di bawah 17 tahun.

Baca juga : Tersandung Kasus Sabu, AKBP Hartono Ditahan di Rutan Polda Metro

“Itu di bawah umur ya (pelakunya),” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018).

Sayangnya, Argo tak menjelaskan secara rinici apakah dua pelaku tersebut masih di bawah umur atau hanya satu pelaku saja. Akan tetapi, dua pelaku yang ditangkap itu dipastikan melakukan kekerasan.

“Melakukan penganiayaan (pelaku terhadap korban),” ujarnya.

Sampai saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait bentrokan tersebut.

“Ya nanti masih dilidik. Ya tadi saya sampaikan, masih dikembangkan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua orang ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Timur terkait bentrokan antar suporter di Stadion Brigif I di Kalisari Jakarta Timur, Sabtu (4/8/2018) kemarin. Akibat bentrokan tersebut, satu orang tewas.

“Dua orang sudah ditangkap,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra saat dikonfirmasi, Minggu (5/8/2018).

Keduanya, kata Tony, suporter Persitara yang membuat onar saat menyaksikan pertandingan dengan kesebelasan ABC Wirayuda di Stadion Brigif I di Kalisari Jakarta Timur.

Tony menjelaskan, bentrokan berawal saat ratusan suporter asal Jakarta Utara itu akan menonton pertandingan antara Persitara melawan Tim ABC Wirayuda pada lanjutan Liga 3 di Stadion Brigif I Jakarta Timur.

Pendukung Persitara itu menjarah makanan dan minuman di Jalan Raya Bogor Pasar Rebo Jakarta Timur, namun mendapatkan perlawanan dari warga dan pedagang di sekitar lokasi.

Akibatnya seorang pendukung Persitara tewas dan tiga orang lainnya kritis usai terlibat bentrokan tersebut.

(Png – sisidunia.com)