Home » News » Kepergok Curi Motor, 2 Pria di Pangandaran Jadi Samsak Warga

Kepergok Curi Motor, 2 Pria di Pangandaran Jadi Samsak Warga



Jakarta – Dua orang pencuri motor berhasil ditangkap warga meski sudah berhasil membawa kabur barang curiannya. Tak pelak lagi, kedua pencuri motor tersebut menjadi bulan-bulanan warga yang kesal.

Kepergok Curi Motor, 2 Pria di Pangandaran Jadi Samsak Warga

Ilustrasi

Sebagaimana dihimpun, kejadian maling motor di Pangandaran diamuk warga itu berlangsung pada Rabu (1/8/2018) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga : Presiden Filipina Lindas Puluhan Mobil Mewah Demi Kampanye Anti Korupsi

Lantaran menjadi sasaran amuk massa, pelaku berinisial HH (22) yang berasal dari Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terluka parah pada bagian wajah.

Sementara pelaku lain yang berinisial MFY (23) yang juga berasal dari Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya belum diketahui kondisinya.

Kejadian maling motor diamuk warga Pangandaran itu dibenarkan Kapolsek Cijulang AKP Rishapdi Lubis. Kedua pelaku berhasil ditangkap setelah mencuri motor milik warga bernama Sulhan (45).

“Motor korban dicuri ketika diparkirkan di halaman mesjid Baitul Ridwan, Dusun Karangpaci, RT. 02 RW. 10 Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran,” terang Rishapdi, Kamis (2/8/2018).

Saat membawa kabur motor korban, aksi kedua pelaku rupanya diketahui warga yang kemudian melakukan pengejaran.

Di wilayah yang masuk Desa Cibanten Kecamatan Cijulang, kedua maling motor itu akhirnya berhasil diringkus dan jadi sasaran amuk massa.

“Setelah anggota kami tiba di lokasi, aksi massa berhasil diredam,” ucap Rishapdi, sebagaimana dilansir Harapan Rakyat.

Pelaku langsung diserahkan ke Polres Ciamis guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kasusnya langsung kami limpahkan ke Polres Ciamis karena situasi keamanan tidak memungkinkan jika pelaku diperiksa di polsek,” tukas Rishapdi.

Sementara itu, rekaman detik-detik maling motor diamuk massa beredar di media sosial setelah diunggah netizen.

Dalam video itu, salah satu pelaku yang mengenakan kaos merah terlihat pasrah ketika diseret dan dipukuli oleh massa yang berang.

(Png – sisidunia.com)