Home » News » Tuai Kontroversi, Patung Tupai Raksasa di Kazakhtan Ini Seharga Rp 963,7 Juta

Tuai Kontroversi, Patung Tupai Raksasa di Kazakhtan Ini Seharga Rp 963,7 Juta



Astana – Sebuah patung tupai setinggi 12 meter berdiri di tengah Kota Almaty, Kazakhstan. Tupai dengan yang menghabis biaya pembuatan USD 67.000 (Rp 963,7 juta) itu menuai kontroversi.

Tuai Kontroversi, Patung Tupai Raksasa di Kazakhtan Ini Seharga Rp 963,7 Juta

Patung Tupai Raksasa

Seperti yang dilansir BBC, Kamis (12/7/2018), tupai itu terbuat dari jerami dan kayu yang ditempelkan ke rangka baja. Dalam rangka gelaran festival di kota tersebut.

Baca juga : Meletus 56 Kali, Gunung Anak Krakatau Berstatus Waspada

Biaya 963,7 juta yang digelontorkan untuk pembuatan tupai tersebut berasal dari dana pajak. Beberapa pihak menilai dana sebesar itu bisa digunakan untuk hal lebih berguna.

Dalam gambar yang beredar tampak tupai itu tengah memegang kacang besar. Pemerintah lokal yang turut menyumbang dalam pembuatan tupai juga tak lepas dari kritik soal prioritas pembiayaan.

“Dia lebih mirip tikus,” kata pengguna media sosial Tagir.

“(Dana) bisa membantu mereka yang membutuhkan uang untuk operasi,” tutur netizen lainnya.

Di luar segala kritikan, banyak yang menyebut tupai itu karya seni yang luar biasa. Tak sedikit anak-anak di kota yang menikmati kehadiran tupai itu.

Tupai itu dibuat pematung Afrika Selatan Marius Jansen van Vuuren dan seniman Inggris Alex Rinsler. Proyek serupa dibuat keduanya dan dipajang di kota Shanghai, China.

(Png – sisidunia.com)