Home » News » Pelaku Pemerkosaan WN Prancis di Labuan Bajo Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Pelaku Pemerkosaan WN Prancis di Labuan Bajo Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara



Jakarta – Polisi berhasil menangkap pria yang diduga sebagai pemerkosa turis asal Prancis di Labuan Bajo, NTT. Pria bernama Konstantinus Andi Putra (35) itu kini terancam 12 tahun penjara.

Pelaku Pemerkosaan WN Prancis di Labuan Bajo Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Ilustrasi

Peristiwa ini diawali pertemuan korban dengan Konstantinus, yang menawarkan diri menunjukkan lokasi wisata di Labuan Bajo. Konstantinus disebut mengaku sebagai pemandu wisata, padahal dia tak terdaftar sebagai tour guide resmi di Manggarai Barat.

Baca juga : Larang Anak Makan Cemilan Manis, Ibu Ini Kena Kritik

“Kronologi awal itu si korban, NDL, waktu itu ketemu dengan pelaku saat korban akan melakukan trip ke air terjun Cunca Wulan di Labuan Bajo. Atas kesepakatan dua belah pihak, maka disepakati korban bersama pelaku pergi ke air terjun pada Selasa (12/6/2018),” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi, Kamis (21/6/2018) lalu.

“(Pelaku) bukan pemandu wisata resmi. Hanya freelance. Dia mengaku sebagai pemandu wisata. Namun tidak terdaftar sebagai anggota pemandu wisata di Manggarai Barat,” sambung Jules.

Setelah berwisata, pelaku dan korban kembali ke Labuan Bajo. Saat kembali itulah pelaku melakukan aksi bejatnya.

Sebelum melakukan aksi bejatnya, Konstantinus mengancam akan memerkosa korban secara beramai-ramai jika menolak ajakannya. Di lokasi itu memang ada teman-teman Konstantinus.

“Ketika berangkat, pelaku dan korban kembali ke Labuan Bajo. Pada saat kembali itu, korban sempat ditakut-takuti dan diancam bahwa akan diperkosa ramai-ramai oleh temannya. Karena kebetulan di sekitar lokasi ada teman pelaku,” kata Jules.

Seusai peristiwa itu, pelaku sempat mengantar korban ke rumah sakit hingga akhirnya kabur. Polisi pun menemukan sepeda motor yang dikendarai pelaku dan ditinggalkan di hotel tempat korban menginap.

Ternyata, selain pemerkosaan terhadap turis asal Prancis, ada peristiwa pemerkosaan terhadap turis asal Italia. Peristiwa itu disebut terjadi tak lama setelah pemerkosaan terhadap WN Prancis.

Sempat kabur selama sekitar 10 hari, pelaku akhirnya ditangkap polisi di pelabuhan saat akan kabur ke daerah Sumba Barat. Polisi pun langsung menginterogasi yang bersangkutan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Konstantinus pun ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan turis asal Prancis di Labuan Bajo itu. Polisi juga menyatakan Konstantinus sebagai pemerkosa turis asal Italia yang terjadi sehari setelah pemerkosaan turis asal Prancis.

“Pelaku orangnya sama,” kata Jules kepada, Jumat (22/6/2018) kemarin.

“Kami menerima laporan pemerkosaan WN Italia tanggal 14 (Juni), peristiwanya tanggal 13 (Juni). Jadi tanggal 13 (Juni) itu laporan turis Prancis, kemudian keesokan harinya turis Italia,” urai Jules.

Kini, Konstantinus diancam 12 tahun penjara. Ia diduga melanggar Pasal 285 KUHP.

“Pasal 285 ancaman hukuman 12 tahun penjara,” kata Jules, Sabtu (23/6/2018).

Saat ini Konstantinus masih diperiksa di Sumba Barat. Nantinya, Konstantinus akan dibawa ke Polres Manggarai Barat untuk ditahan.

(Png – sisidunia.com)