Home » News » Di Jasad Anthony Bourdain Tak Ditemukan Adanya Narkotika

Di Jasad Anthony Bourdain Tak Ditemukan Adanya Narkotika



Paris – Anthony Bourdain ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa pada Jumat (8/6/2018). Kala itu, ia berada di Prancis, dalam rangka pengambilan gambar untuk acaranya ‘Parts Unknown’.

Di Jasad Anthony Bourdain Tak Ditemukan Adanya Narkotika

Anthony Bourdian

Diduga ia mengakhiri hidupnya sendiri di usia 61 tahun. Baru-baru ini, Christian de Rocquigny de Fayel, jaksa setempat yang bertanggung jawab atas penyelidikan kasus kematian Bourdain mengungkapkan temuan terbaru yang didapatkan aparat.

Baca juga : Seorang Bule Triak Bom, Penerbangan Pesawat Wings Ditunda

“Hanya ditemukan jejak obat non-narkotika dalam dosis untuk terapi di tubuh korban pada saat kematiannya,” kata dia kepada The New York Times, seperti dikutip dari TVNZ, Sabtu (23/6/2018).

Bourdain meninggalkan seorang putri berusia 11 tahun, Arianne — anak tunggal dengan mantan istrinya, Ottavia Busia.

Ucapan duka cita mengalir menyusul kabar kematiannya yang tak terduga. Salah satunya disampaikan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Kursi plastik yang rendah, mi yang murah tapi lezat, bir Hanoi dingin. Itu yang aku ingat tentang Tony. Ia mengajarkan kita tentang makanan — dan yang lebih penting lagi, tentang kemampuan untuk menyatukan kita semua. Untuk membuat kita tak lagi takut menghadapi hal-hal yang tak kita ketahui. Kita akan merindukannya,” demikian diungkap Obama dalam akun Twitternya, @BarackObama.

“Low plastic stool, cheap but delicious noodles, cold Hanoi beer.” This is how I’ll remember Tony. He taught us about food — but more importantly, about its ability to bring us together. To make us a little less afraid of the unknown. We’ll miss him.

Obama pernah menikmati mi Vietnam seharga US$ 6 bersama Anthony Bourdain dalam penampilannya yang singkat di ‘Parts Unknown’.

Sesama celebrity chef, Gordon Ramsay juga mengungkapkan rasa dukanya. “Tertegun dan sedih atas kepergian Anthony Bourdain. Dia membawa dunia ke rumah kita dan menginspirasi banyak orang untuk menjelajahi budaya dan kota melalui makanan.”

(Png – sisidunia.com)