Home » News » Perayaan Malam Takbir di Jepara Dirayakan Dengan Dayang Desa Dan Pocong

Perayaan Malam Takbir di Jepara Dirayakan Dengan Dayang Desa Dan Pocong



Jepara – Sosok danyang desa hingga pocong turut merayakan malam takbir di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Seperti apa suasananya?

Perayaan Malam Takbir di Jepara Dirayakan Dengan Dayang Desa Dan Pocong

Perayaan malam takbir di Jepara

Sosok Danyang Putri Wadang menaiki kereta kencana mengelilingi desa. Ia terlihat cantik mengenakan busana ratu dengan diringi ratusan obor.

Baca juga : Gempa Berkekuatan 4,8 SR Guncang Wilayah Sumenep

Kereta kencana satu kuda yang membawa Danyang Putri Wadang dihias bagaikan kendaraan kerajaan. Gema takbir melantun sepanjang perjalanan.

Pada rombongan lain, tampak sosok pocong dan hantu lainnya. Kehadiran sosok tersebut membuat sebagian masyarakat yang menyaksikan jalannya perayaan malam takbir ketakutan.

Kepala Desa Margoyoso, Miftahul Huda menuturkan bahwa perayaan malam takbir kali ini berkonsep parade obor yang diikuti 12 RT. Tiap RT menampilkan berbagai cerita unik.

“Sudah sepatutnya malam takbir dirakayan dengan suka ria. Setelah menjalani puasa dan ibadah satu bulan penuh, ini saatnya menikmati kemenangan,” ujarnya di sela parade obor kepada detikcom, Kamis (14/6/2018).

Abdul Wachid, tokoh masyarakat setempat menambahkan, parade obor sebagai upaya pelestarian budaya. Selain masih menggunakan alat penerang tradisional (obor) juga mengenalkan sejarah desa.

“Kalau di zamam dulu perayaan malam takbir membawa obor keliling desa. Terlihat guyub dan rukun. Ini coba kita lestarikan,” paparnya.

Peserta parade obor semua kalangan masyarakat desa terutama anak-anak.

“Semua masyarakat, tapi mayoritas anak SD dan SMP,” lanjutnya.

Agus Sutejo, Ketua RT 1 RW 1 mengaku untuk menghadirkan sosok Danyang Putri Wadang, ada ritual lebih dulu.

“Ada selamatan kecil-kecilan karena danyang ini adalah sosok yang dihormati olah warga. Untuk keselamatan semua warga desa,” tandasnya.

(Png – sisidunia.com)