Home » Gaya Hidup » Kurang Tidur Bisa Mengakibatkan 4 Dapak Ini

Kurang Tidur Bisa Mengakibatkan 4 Dapak Ini



Jakarta – Aktivitas terkadang membuat sebagian besar orang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup. Banyak yang hanya sempat memejamkan mata 2-3 jam saja. Padahal waktu yang disarankan adalah 7-8 jam setiap malamnya.

Kurang Tidur Bisa Mengakibatkan 4 Dapak Ini

Ilustrasi

Tahukah Anda jika kurang tidur dapat menimbulkan konsekuensi yang tak terduga. Melansir New York Post, berikut dampak buruk dari kurang tidur:

1. Menyebabkan Obesitas

Sebuah studi dari University of Arizona menyatakan 60% orang yang menikmati camilan malam hari secara teratur, hampir 2/3 diantaranya mengaku kurang tidur. Hal itu membuat mereka menginginkan lebih banyak konsumsi junk food. Pada gilirannya, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.

2. Jantung menjadi lebih tua

Sebuah studi terpisah yang dilakukan oleh peneliti CDC dan Emory University yang dipresentasikan dalam forum SLEEP 2018 menyatakan usia jantung dapat bertambah tua pada orang dewasa yang tidur kurang dari tujuh jam. Usia jantung didefinisikan sebagai perkiraan usia sistem kardiovaskular berdasarkan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Kondisi itu tentunya berpengaruh terhadap kinerja dan fungsi jantung.

3. Risiko kematian dini

Sudah lama diketahui jika orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki risiko kematian 13% lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur dalam waktu cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal RAND Health Quarterly, peningkatan itu berkaitan dengan kecelakaan kendaraan yang tragis,stroke, kanker, atau penyakit kardiovaskular lainnya.

4. Poduktivitas menurun

Semakin sedikit waktu tidur di malam hari, tentu semakin membuat seseorang tidak produktif di siang hari. Kondisi ini tentu berbahaya bagi mereka yang dituntut untuk berkonsentrasi tinggi. Selain itu, menurut sebuah penelitian terdapat analogi kurang tidur enam jam semalam setara kehilangan sekira enam hari kerja per tahun.

5. Kesulitan membuat keputusan hidup atau mati

Akhir-akhir ini sering terdengar banyak orang yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Hal itu diduga lantaran mereka mengalami depresi yang berkaitan dengan kekurangan waktu tidur.

Sebuah hasil penelitian dari Washington State University menyatakan kurang tidur dapat membuat otak tidak dapat secara efektif menilai situasi tertentu untuk membuat pilihan yang tepat terkait hidup dan mati.

(Png – sisidunia.com)