Home » News » Terjadi Kebakaran Akibat Tabung Gas Bocor di Jatinegara

Terjadi Kebakaran Akibat Tabung Gas Bocor di Jatinegara



Jakarta – Titi keluar untuk membeli gas elpiji 3kilogram tidak jauh dari rumahnya di Jalan Kebun Sayur 2, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Usai membeli gas elpiji, dia kembali ke rumah menuju dapur berniat untuk memasak hidangan santap sahur.

Rumah Terbakar Akibat Tabung Gas Bocor di Jatinegara

Ilustrasi

Lantaran dia mendengar suara gas keluar dari tabung tersebut, niat memasak batal dilaksanakan. Pukul 02.30 WIB Titi pun memanggil Uaknya, Saadih (50) untuk mengecek keadaan tabung gas. Tidak ada bau gas sama sekali tercium dari gas tersebut.

Baca juga : Seorang Pemuda Tangannya Putus Akibar Tawuran Saat Sahur

“Tapi keadaan bukan lagi memasak. Bukan masak. Belum masak, karena bocor mau pasang gas,” kata Titi menceritakan kepada Merdeka.com di depan puing-puing rumahnya sudah terbakar, Bidara Cina Jakarta, Minggu (27/5/2018).

Saat hendak mengecek keadaan tabung gas, api sudah menjalar. Uak pun bergegas mengeluarkan tabung gas ke kali samping rumahnya. Api semakin membesar, Titi pun bergegas ke lantai dua kamarnya untuk menyelamatkan anggota keluarga yang lain.

“Pas sudah liat api, api itu sudah gede. Saya posisi di atas. Saya enggak berani turun ke bawah. Karena sudah ke mana-mana. Udah nyamber. Kayak kebauan gas,” cerita Titi.

Para tetangga pun membantu mengeluarkan Titi dan keluarga yang masih terjebak dalam rumah. Namun sayangnya Ibu Titi Muahana, anak perempuannya Adisti yang sedang tertidur pulas pun terkena luka bakar lantaran berada tidak jauh dari tempat percikan api di lantai satu. Tidak hanya mereka, Uak Saadih pun ikut terkena luka bakar.

Api pun sulit untuk dipadamkan. Si jago merah pun mulai melahap satu persatu rumah yang ada di lingkungan rumah Titi. Jarak dari rumah Titi dengan tetangga lainnya tidak lebih dari satu meter. Cukup singkat api mulai melahap satu persatu. Hingga 40 rumah dilahap si jago merah.

Titi dan para tetangga masih meminta bantuan. Beberapa kali menghubungi pemadam kebakar. Namun sulit kata Titi. “Iya susah (panggil pemadam kebakaran),” kata Titi dengan rawut wajah yang menyesali.

Tidak lama kemudian pemadam kebakaran datang. Namun mobil pemadam kebakaran sulit memasuki permukiman yang sudah padat. Alhasil petugas harus mencari jalan alternatif lain untuk mencapi rumah yang terbakar.

Sekitar 13 mobil kebakaran dikerahkan. Mereka bergegas memadamkan api yang semakin membesar.Sementara korban yang terkena luka bakar langsung dilarikan ke rumah sakit Polri, Jakarta Timur.

Sebelum adzan subuh, sekitar pukul 04.15 WIB api pun berhasil dipadamkan. Sayangnya tidak ada barang yang tersisa. Setelah kebakaran ini Titin berencana untuk tinggal di rumah adiknya yang masih dalam lingkungan Bidara Cina.

“Untuk sementara, saya bersama keluarga tinggal di rumah adik saya tidak jauh dari sini,” ungkap Titi.

(Png – sisidunia.com)